Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Jumlah nasabah pemilik rekening miliaran rupiah semakin di Indonesia semakin berkurang. Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyebutkan hingga Oktober 2015 ada 217.817 rekening yang memiliki simpanan di atas Rp 2 miliar.
Dibandingkan sebulan sebelumnya, jumlah rekening ini menurun 2,21 persen dari 222.788 rekening.
Berkurangnya nasabah pemilik rekening gendut berimbas pada nominal simpanan yang juga turun 3,5 persen menjadi Rp 2.524 triliun.
Mengutip keterangan pers Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Samsu Adi Nugroho Kamis, 17 Desember 2015, total rekening simpanan per akhir Oktober 2015 naik 1,43 persen menjadi 170.285.832 rekening.
Meski pemilik rekening bertambah, nilai total simpanan di bank yang dijamin LPS justru berkurang. Sampai akhir Oktober 2015, total simpanan berkurang Rp 92,03 triliun atau 2 persen menjadi Rp 4.454 triliun.
Masyarakat Indonesia sampai saat ini masih memilih produk tabungan sebagai tempat menyimpan uangnya yang naik 1,43 persen. Dari sisi nominal, justru sertifikat despotito mencetak kenaikan tertinggi (4,22%) menjadi Rp 84,23 triliun.
Terkait jenis valuta, simpanan dalam bentuk rupiah dan dollar mengalami peningkatan dalam jumlah rekening. Namun dari sisi nominalnya keduanya mengalami penurunan.
Sampai September 2015, LPS menjadi penjamin dari 118 bank terdiri dari 106 bank umum konvensional dan 12 bank umum syariah. Bank umum konvensional, terdiri dari 4 Bank Pemerintah, 26 Bank Pemerintah Daerah, 66 Bank Umum Swasta Nasional dan 10 Kantor Cabang Bank Asing.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya