Menumpuk di Indonesia, Barang Ini Malah Laku Keras di Saudi

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 16 Oktober 2017 14:45
Menumpuk di Indonesia, Barang Ini Malah Laku Keras di Saudi
Pembelinya sampai meminta barang itu diekspor dengan nilai Rp17 miliar

Dream - Kerja sama perdagangan Indonesia-Arab Saudi dalam Trade Expo Indonesia 2017 mencapai US$ 53 juta, atau setara Rp700 miliar. Dalam kerja sama itu, kontrak antara PT Yakin Maju Indonesia dengan Towerib Group Arab Saudi mencatatkan nilai kontrak terbesar.

" Nilai kontrak selama lima tahun sebesar US$ 50 juta (setara Rp674 miliar)," kata Direktur Pusat Promosi Perdagangan Indonesia (ITPC) Gunawan kepada Dream, di ICE-BSD, Serpong, Banten, Jumat, 13 Oktober 2017.

Gunawan mengatakan, penjajakan kerja sama kedua perusahaan itu terbilang sangat cepat. Mereka memulai pembicaraan kerja sama sejak April 2017.

Selain kerja sama itu, yang cukup menarik adalah kontrak kerja sama bernilai US$1,3 juta, setara Rp17,5 miliar. Kontrak tersebut dibuat CV Promosi Dagang Asia dan Alanan Trading and Industrial Company untuk perdagangan arang.

 Tim Ekonomi KJRI Jeddah

" Permintaan arang itu untuk dua hal, (memasak) makanan dan sisha," ucap Gunawan.

Gunawan mengatakan secara keseluruhan, komoditi Indonesia yang mendapat lirikan Arab Saudi yaitu CPO, ban mobil, makanan dan minuman, serta ikan dan produk olahan ikan.

" Khusus fish and fishery, karena masyarakat Saudi lagi kampanye makan ikan, realisasi tahun 2016 itu naik 94 persen ketimbang tahun sebelumnya," ujar dia.

Sementara itu untuk kosmetik dan tata busana Indonesia memiliki peluang besar. Gunawan mengatakan saat ini Arab Saudi sedang menggencarkan posisi perempuan di bidang ekonomi dan politik.

Untuk kosmetika, saat ini perusahaan bulu mata sintetis PT Pajajaran Prima Boga telah mengikat kontrak dengan Batterjee Group.

Untuk bersaing di pasar Arab Saudi, Konjen RI Jeddah M Hery Saripudin menyarankan agar penguasaha memperhatikan Kontinuitas supply, harga yang kompetitif, sertifikat halal dan standar internasional.

" Serta menjaga hubungan komunikasi dan kepercayaan buyer," ujar Hery.(Sah)

Beri Komentar
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary