Dicari! Karyawan Tukang Makan Permen Dibayar Rp1 Miliar, Bisa WFH Anak 5 Tahun Boleh Ngelamar

Reporter : Okti Nur Alifia
Sabtu, 6 Agustus 2022 08:40
Dicari! Karyawan Tukang Makan Permen Dibayar Rp1 Miliar, Bisa WFH Anak 5 Tahun Boleh Ngelamar
Semakin menggiurkan, pekerjaan ini dapat dilakukan dari rumah alias work from home.

Dream - Perusahaan permen di Kanada, Candy Funhouse, menawarkan gaji fantastis untuk posisi Chief Candy Officer senilai 100.000 dollar Kanada atau setara Rp1,1 miliar per tahun. 

Candy Funhouse merupakan perusahaan aneka jenis permen, mulai dari cokelat sampai jelly. Tugas dari Chief Candy Officer nantinya memimpin rapat dewan permen, menjadi kepala penguji rasa dan hal-hal yang dikatakan menyenangkan. Semakin menggiurkan, pekerjaan ini dapat dilakukan dari rumah alias work from home.

Bahkan beberapa ribu orang sudah siap menjadi kandidat dengan lamarannya, setelah lowongan kerja ini diunggah di media sosial LinkedIn pada bulan Juli.

Chief Executive Officer Candy Funhouse, Jamal Hejazi mengaku terkejut dengan banyaknya jumlah pelamar. Namun Hijazi juga melihat daya tariknya dari pekerjaan ini.

" Bayangkan kenangan terbaik dikelilingi permen, dan itu dapat terjadi setiap hari saaf kerja," katanya.

1 dari 2 halaman

Candy Funhouse yang berbasis di Toronto, dipimpin oleh empat saudara kandung berusia 20 sampai 30 tahunan, yang tumbuh di daerah tersebut. Di mana orangtuanya memiliki toko donat dan restoran.

" Kakak saya Mo, sebagai kepala, mendirikannya pada 2018 dan ibu saya adalah karyawan no. 2," kata Hejazi.

Kemudian Hejazi dan seorang adik perempuan serta saudara laki-lakinya bergabung mengurus Candy Funhouse. Keluarga ini berharap dapat bersaing dengan kompetitor yang sudah sukses seperti Mars, Hershey, dan Amazon. Baik secara online mapun fisik.

2 dari 2 halaman

Menariknya, perusahaan mengatakan posisi Chief Candy Officer terbuka untuk pelamar berusia lima tahun dengan syarat disertai izin orangtua. Banyak orang tua yang telah merekam anaknya untuk mengisi lamaran dan mengunggahnya secara online.

Perusahaan ini memiliki 340.000 follower di Instagram dan tiga juta follower di Tik-Tok. Saat ini, perusahaan sedang mempersiapkan Halloween, di mana Halloween menjadi waktu penjualan terbesar tahun lalu. 

" Kami memiliki stok 40% ," kata Hejazi. 

Sumber: CNN.com

Beri Komentar