Uang Rp3,82 Triliun Banjiri Inggris Selama Ramadan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 30 April 2018 15:42
Uang Rp3,82 Triliun Banjiri Inggris Selama Ramadan
Saat bulan suci ini, tak jarang pengeluaran Muslim cenderung meningkat.

Dream – Tak lama lagi, umat Muslim di dunia akan berjumpa dengan bulan Ramadhan. Pada momen ini, pusat perbelanjaan dan ritel merayu kaum Muslim mengeluarkan uang lebih banyak untuk uang dan kado.

Malah, Ramadhan akan menyumbang perekonomian ratusan miliar rupiah.

Peluang ini yang seharusnya dimanfaatkan oleh sektor usaha ritel, termasuk di Inggris.

Dilansir dari The Guardian, Senin 30 April 2018, perekonomian Ramadhan akan menyumbang 200 juta poundsterling (Rp3,82 triliun) terhadap perekonomian Inggris. Supermarket ternama seperti Tesco, Sainsburry, dan Morrison semakin gencar mempromosikan barang-barang yang berkaitan dengan Ramadhan, seperti makanan dan kalender Ramadhan.

Di akhir Ramadhan, pelaku usaha gencar memberikan promo Idul Fitri, seperti brand kosmetik, MAC dan Body Shop, yang memberikan paket hadiah untuk Idul Fitri.

Sebuah studi dari konsultan marketing, Ogilvy Noor, menunjukkan lebih dari tiga perempat Muslim di Inggris ingin ritel lebih memperhatikan Ramadhan.

“ Muslim merasa Ramadhan dan Idul Fitri terabaikan. Mereka melihat negara ini lebih menghargai budaya dan libur keagamaan seperti Imlek dan Diwali. Muslim di Inggris juga berkata ini saatnya untuk lebih menghargai Ramadhan dan Idul Fitri,” tulis studi itu.

Studi ini juga menunjukkan indikasi tumbuhnya perhatian terhadap peluang bisnis pasar Muslim adalah pusat perbelanjaan terbesar di Eropa, Westfield, menggelar Festival Idul Fitri pada Juni 2018. Festival ini akan mempersembahkan fashion show, pusat jajanan, serta promo dan penampilan spesial,

“ Setiap uang Muslim sangat berharga dan merupakan peluang besar yang belum tersentuh di perekonomian Inggris,” ujar penyelenggara Festival Idul Fitri.

Vice President Ogilvy Noor, Shelina Janmohamed, mengatakan Ramadhan memberikan peluang bisnis yang sangat besar, mulai dari makanan, pakaian, perencanaan keuangan, sampai kado. Untuk itu, Shelina mendesak ritel dan pusat perbelanjaan untuk bangun dan melihat peluang bisnis selama Ramadhan.

“ Kalau mereka bisa memainkan aturan yang berguna untuk Muslim selama Ramadhan atau membantunya untuk merencanakan kegiatan spiritual, ini akan menjadi sangat baik,” kata dia.

(Sah)

 

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan