Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Wacana penyederhanaan nominal rupiah dari Rp 1000 menjadi Rp1 dipastikan tertunda. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan belum akan menunda pembahasan soal kebijakan redenominasi tersebut.
"Saya rasa itu (redenominasi) bagus, dan saat ini pemerintah belum berpikiran untuk menyampaikan RUU itu," kata Ani, sapaan Sri Mulyani dikutip dari laman Merdeka.com, Jumat, 28 Juli 2017.
Menurut Ani, pemerintah juga belum akan mendiskusikan rencana redenominasi yang wacananya kembali muncul beberapa hari belakangan.
Untuk saat ini, pemerintah akan lebih memfokuskan perhatian pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018.
Meski menunda, Ani mempersilahkan berbagai pihak untuk menjadikan redenomonasi sebagai wacana.
Ani juga tak bisa memastikan kapan Rancangan Undang-undang Redenominasi akan dibahas pemerintah bersama DPR. Alasannya, kedua pihak belum menentukan RUU apa saja yang akan menjadi prioritas pembahasan.
Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityawarman mendorong pemerintah untuk segera membahas rencana penyederhanaan rupiah dengan DPR. Alasannya, kondisi ekonomi dan indikator perekonomian makro saat ini sedang stabil.(Sah)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'
