Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dua Indeks Syariah Lagi-lagi Melemah Pada Penutupan Perdagangan Hari Ini.
Dream - Penguatan yang dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak menular ke dua indeks syariah di Bursa Efek Indonesia. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISS) dan Jakarta Islamic Index (JII) lagi-lagi bergerak melemah pada penutupan perdagangan harian, Kamis 27 Juli 2017
Indeks ISSI menutup perdagangan BEI hari ini dengan melemah 0,017 poin (0,01%) ke level 183,521. ISSI gagal mempertahankan penguatan setelah dibuka menguat di level 183,633 dan sempat menyentuh angka tertinggi di level 184,105.
Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII), tercatat turun 1,368 poin (0,18%) ke level 743,719. Indeks ini juga terseret ke zona merah usai menguat di level 745,732 saat perdagangan dimulai.
Transaksi perdagangan saham syariah sedikit melemah baik dari segi volume dan nilai. Dengan 45,88 juta saham yang berpindahtangan, nilai transaksi perdagangan saham syariah hanya menembus angka Rp 2,87 triliun.
Pemodal asing yang kemarin sempat melakukan aksi beli justru kembali keluar dari pasar. Namun nett sell asing kali ini masih kecil yaitu Rp 94 miliar.
Mayoritas indeks sektoral sebetulnya bergerak menguat. Investor lebih suka memainkan saham-saham syariah sektor keuangan dan pertambangan yang terangkat 1,08 persen dan pertambangan 0,75 persen.
Akan tetapi, penguatan indeks sektoral, khususnya sektor keuangan yang tak banyak dihuni saham syariah, tak cukup kuat membawa indeks syariah menguat.
Emiten-emiten keping biru syariah top gainer kali ini adalah AKRA yang harga sahamnya naik Rp175, TPIA Rp125, UNTR Rp100, EXCL Rp90, dan UNVR Rp50.
Sebaliknya, emiten-emiten top loser kali ini adalah AALI yang harga sahamnya terkoreksi Rp150, PTPP Rp80, CTRA Rp55, TLKM Rp50, dan SSMS Rp30.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik 25 poin (0,19%) ke level Rp13.313 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam