Tak Lagi Lemas, Indeks Syariah Menguat Sepanjang Perdagangan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 7 Mei 2019 16:52
Tak Lagi Lemas, Indeks Syariah Menguat Sepanjang Perdagangan
Sektor industri menjadi primadona.

Dream - Indeks syariah berbalik menguat setelah sempat bergerak lemas di awal puasa kemarin. Tak hanya menguat, tiga indeks acuan saham syariah di pasar modal Tanah Air itu menguat seharian.

Sentimen positif dari dalam dan luar negeri membuat investor hari ini lebih percaya diri terjun melantai. Rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2019 yang lebih baik serta pernyataan China yang mendinginkan isu perang dagang menjadi kabar positif bagi pelaku pasar. 

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia, Selasa, 7 Mei 2019, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 1,276 poin (0,69%) ke level 184,934.

ISSI menguat seharian setelah dibuka positif di level 183,904 pada sesi prapembukaan perdagangan. Terus bergerak naik, ISSI sempat menembus level tertinggi di 185,903.

Aksi beli investor juga mendorong indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), kembali ke zona positif. Indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini naik 6,012 poin (0,89%) ke level 677,155.

Begitu pula dengan indeks syariah paling bungsu, JII70, ikut menanjak 1,932 poin (0,87%) ke level 225,041.

Sentimen positif dari dalam dan luar negeri membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak lagi lemas seperti di hari pertama puasa. IHSG hari ini menanjak 40,966 poin (0,65%) ke level 6.297,318.

1 dari 1 halaman

Rupiah Berbalik Menguat?

Investor lebih suka bermain saham di sektor industri dasar, industri aneka, dan keuangan. Ketiga indeks ini masing-masing menguat sebesar 1,87 persen, 1,24 persen, dan 1,13 persen.

Dua indeks sektor komoditas menjadi sasaran aksi jual investor. Saham sektor pertambangan mengalami koreksi indeks 0,69 persen dan pertanian 0,15 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah SMGR yang harga sahamnya menanjak Rp750, INTP Rp425, UNTR Rp225, EMTK Rp200, dan GMTD Rp200.

Sebaliknya, harga saham UNVR terkoreksi Rp825, UNIC Rp660, MKPI Rp500, PTBA Rp390, dan MTPS Rp210.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar AS. Pada 16.24, nilai tukar dolar AS melemah 2 poin (0,01%) ke level Rp14.288 per dolar AS.(Sah)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone