Indeks Hong Kong Melemah Karena Aksi Demonstrasi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Saham-saham di bursa saham Hong Kong, The Stock Exchange of Hong Kong (HKEX), rontok pada perdagangan Kamis, 13 Juni 2019. Aksi demo massal menolak Rancangan UNdang-Undang Ekstradisi mematikan aktivitas perekonomian Hong Kong dan membuat pelaku pasar ketakutan.
Dikutip dari Straits Times, anjloknya saham-saham Hong Kong disebablkan oleh kegelisahan investor terhadap aksi demonstrasi. Tak hanya itu, penanam modal juga gelisah tentang perdagangan Tiongkok dan Amerika Serikat.
Indeks Hang Seng turun 234,57 poin (0,86%) menjadi 27.072,99 pada penutupan perdagangan sesi I.
Sebelumnya, bursa Shanghai Composite Index melemah 4,09 poin (0,14%) ke level 2.905,29. Shezen Composite Index merosot 1,25 poin (0,08%) ke level 1.527,15.
Direktur Riset KGI, Ben Kwong, mengatakan aksi jual saham ini merupakan respons pasar terhadap ketegangan yang terjadi di Hong Kong saat ini.
“ Ini reaksi awal yang normal ketika kamu memiliki keresahan sosial atau ketegangan mengingat bahwa kami relatif tenang selama beberapa tahun,” kata Ben, dikutip dari Straits Times.
Suku bunga pinjaman antar bank atau Hibor juga tercatat naik 87 poin dalam seminggu ini. Dolar Hong Kong naik sebesar 0,2 persen, atau level terkuat sejak Desember lalu. Terakhir terlihat kurs dollar Hong Kong berada di 7.8250 per dolar AS.
Dua analis valuta asing yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan aksi demonstrasi menambah tekanan pada pasar. Aksi ini juga mempertinggi kekhawatiran pasar tentang arus keluar modal.
" Kali ini, orang benar-benar khawatir tentang risiko politik, dan khawatir tentang modal asing meninggalkan Hong Kong," kata salah satu analis, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.
Sementara itu, juru bicara Otoritas Moneter Hong Kong, mengatakan sistem perbankan Hong Kong aman dan sehat. Baik pasar mata uang dolar Hong Kong dan pasar uang beroperasi dengan tertib, kata jurubicara itu dalam pernyataan email.
" Sistem perbankan Hong Kong aman dan sehat. Bank-bank lokal memiliki modal besar dan sangat likuid. Kualitas aset mereka bagus dan operasinya kuat,” kata juru bicara.(Sah)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya

10 Masalah Kesehatan yang Risikonya Bisa Dikurangi dengan Rutin Berolahraga