Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
ISSI Dan JII Kompak Menguat Hari Ini.
Dream - Indeks syariah menguat di awal perdagangan Maret 2018. Kedua indeks syariah terangkat ke zona hijau setelah saham sektor komoditas pertanian menopang laju kenaikan.
Berkurangnya tekanan jual pemodal asing pada saham-saham syariah juga turut memudahkan laju Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) di zona hijau.
Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 1 Maret 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (BEI), menguat 0,319 poin (0,16%) ke level 196,047. Indeks ISSI sempat terperosok ke level 195,676 di awal sesi pembukaan namun berhasil keluar dari tekanan jual.
Indeks bluechips syariah, JII, yang kemarin bergerak melemah juga kembali ke zona positif. Indeks JII menanjak 2,036 (0,26%) ke level 773,881.
Transaksi perdagangan saham syariah memang mencatat pelemahan baik dari segi volume maupun nilai. Dengan 101,93 juta saham yang beralih pemilik, nilai transaksi turun menjadi Rp5,67 triliun.
Pemodal asing ramai masih melakukan aksi lepas saham namun nilai jual bersih berkurang signifikan. Nett sell asing turun menjadi Rp281 miliar dari sebelumnya Rp383 miliar.
Sebagian besar indeks syariah melemah. Indeks industri dasar turun 0,78 persen, properti 0,68 persen, dan pertambangan 0,35 persen.
Namun, pelemahan inii mampu ditutup oleh penguatan empat indeks, yaitu pertanian yang meroket 4,23 persen, perdagangan 1,55 persen, infrastruktur 0,48 persen, dan barang konsumsi 0,04 persen.
Emiten-emiten keping biru syariah top gainer adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp925, LPPF Rp600, INDF Rp200, LSIP Rp95, dan UNVR Rp75.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah TPIA yang harga sahamnya melemah Rp250, INCO Rp90, BSDE Rp85, SMGR Rp75, dan EXCL Rp60.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 1 poin (0,01) ke level Rp13.752 per dolar AS. Rupiah sempat menyentuh level terendahnya di 13.800 per dollar AS.
(Sah)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A