Bukan Jakarta, Indeks Harga Rumah Tertinggi se-Indonesia Ada di Kota Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 13 September 2018 19:30
Hal ini terlihat dari indeks harga rumah yang dikeluarkan oleh BTN.

Dream Jakarta, bukan satu-satunya kota di Indonesia yang bisa menjual rumah dengan harga mahal. Beberapa kota di tanah Nusantara ini pelan-pelan mulai menjual properti dengan nilai yang tak kalah mentereng. 

Hal ini terungkap dari hasil riset House Price Index (HPI) yang baru dikeluarkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero). Bank yang terkenal dengan program KPR-nya itu menemukan daerah dengan harga perumahan tertinggi se-Indonesia itu bukan hanya Jakarta, melainkan juga Kepulauan Riau.

Dikutip dari Liputan6.com, Kamis 13 September 2018, Direktur Utama BTN, Maryono, mengatakan HPI nasional tercatat terus mengalami kenaikan. Pada pertengahan tahun 2018, Indeks Harga Properti Nasional tercatat 155,26. Angka ini naik 7,23 persen dibandingkan dengan Juni 2017 yang sebesar 145,15.

Berdasarkan data BTN, Indeks Harga Rumah tipe 21-36 sejak Januari 2014, mencapai posisi tertinggi di 167,74. Sementara tipe 45 indeksnya mencapai 143,97 dan tipe 70 ada di 141,20.

“ Hal ini menggambarkan bahwa permintaan untuk rumah kecil lebih tinggi dibandingkan dengan tipe rumah yang lebih luas, kemungkinan ini juga terkait dengan daya beli masyarakat dan permintaan dari masyaralat kelas menengah ke bawah,” kata Maryono di Jakarta.

Dia mencatat HPI terbesar se-Indonesia adalah Kepulauan Riau dengan indeks 215,43, Jakarta 189,2, Jawa Timur 173,34, dan Banten 156,8.

Maryono mengatakan HPI di Riau meningkat karena terkerek kenaikan harga rumah di Batam. Dikatakan bahwa Batam menjadi kabupaten dengan HPI 223,76 dan terbesar kedua setelah Jember yang mencapai 229,74.

Maryono mengatakan HPI akan terus meningkat meskipun pertumbuhan harga rumah cenderung melambat. Penyebabnya tak lain adalah faktor supply dan demand, tingkat suku bunga kredit, dan ketersediaan propreti.

" (Kami) ‎menilai permintaan rumah masih cukup tinggi di provinsi yang padat penduduk seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur karena backlog berdasarkan data per Juni 2016 di dua provinsi terbesar di Jawa tersebut masih tinggi masing-masing 860.385 unit dan 1.013.‎624 unit," kata dia.

2 dari 3 halaman
Beri Komentar
Melewati Batas, Meraih Mimpi - Jonathan Cristie