(Sumber: Arabianbusiness.com)
Dream - Konsumsi makanan masyarakat muslim selama Ramadan seringkali nak tinggi. Momen ini pun sering dimanfaatkan para pedagang untuk mengeruk keuntungan besar. Namun tidak bagi pedagang di negara Uni Emirat Arab (UEA).
Pemerintah UEA berjanji akan memangkas harga barang pokok selama Ramadan tahun ini. Tidak tanggung-tanggung, harganya akan dipotong hingga 50 persen.
" Keputusan ini dibuat agar masyarakat tidak kekurangan barang pokok seperti sayur-mayur dan buah-buahan," kata Direktur Perlindungan Konsumen Kementerian Keuangan Uni Emirat Arab, Hashim Al Nuami, dilansir dari situs Arabian Business, Senin 11 April 2016.
Nuaimi meminta ritel di Uni Emirat Arab segera menyiapkan rencana pemotongan harga dan diskon selama Ramadan. Dia pun meminta mereka untuk mengajukannya dalam beberapa minggu ini.
Selain itu, Nuamini mengatakan penjualan barang selama Ramadan pada tahun 2015 memang mengalami peningkatan signifikan. Di Abu Dhabi saja, tahun lalu ada kenaikan penjualan barang sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Advertisement
Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9

Saat Borobudur Dibangun, Apa Saja yang Terjadi di Seluruh Dunia?

Pencarian 5 Jurnalis Berlanjut, Merdeka.com dan iNews Terus Berkoordinasi dengan SAR

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis