Studi Keuangan Syariah Menjamur di Universitas Inggris

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 11 Februari 2015 15:01
Studi Keuangan Syariah Menjamur di Universitas Inggris
Jumlah universitas yang mengajarkan ilmu keuangan syariah bertambah lima kali lipat dibandingkan 10 tahun yang lalu.

Dream - Niat Inggris menjadi pusat keuangan syariah di kawasan Eropa rupanya tak main-main. Kini jumlah universitas yang mengajarkan keuangan islami tumbuh menjamur di negara ini.

Mengutip laporan cpifinancial,Rabu, 11 Februari 2015, sebanyak 59 universitas di Inggris sudah menyajarkan sistem keuangan berbasis syariah.

University of East London menyebut jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan satu dekade yang lalu. Kala itu hanya 10 universitas yang mengajarkan mata kuliah keuangan syariah.

" Program keuangan Islami memang tengah menyebar di universitas," kata Deputi Wakil Rektor Universitas di London, Nora Ann Colton.

Menurut Colton, sejumlah orang yang bekerja di sektor keuangan menilai bank berbasis syariah memiliki peluang untuk tumbuh lebih besar.

Kekurangan tenaga ahli memang telah memicu meningkatnya program pendidikan ekonomi syariah. Kondisi ini terjadi di Inggris, Bahrain, dan Malaysia.

Inggris sendiri telah mulai memasuki dunia bisnis syariah dengan menerbitkan surat utang syariah pada Juni lalu. Inggris bahkan menjadi negara non muslim pertama yang menggunakan instrumen investasi syariah tersebut.

Pada tahun 2018, Inggris menargetkan pertumbuhan industri keuangan syariahnya bisa mengelola dana hingga US$ 3,4 triliun.

" Penerbitan Sukuk ini menjadi bonus nyata bagi universitas di Inggris dan sekolah bisnis," Shakeeb Saqlain, CEO IslamicBanker.com, situs pelatihan online yang berbasis di Inggris.

Menurut Shakeeb, ketertarikan penduduk Inggris pada ilmu keuangan syariah memang terus meningkat. Peningkatan terutama muncul dari kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Beri Komentar