Dream - Kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) di bulan November 2015 ini masih didominasi asing. Bahkan, kenaikannya paling besar dibandingkan bulan Oktober 2015.
Berdasarkan data dari Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), Kamis, 3 Desember 2015, kepemilikan asing di pasar SBN domestik per tanggal 25 November 2015 tercatat sebesar Rp 542,37 triliun atau sekitar 37,96 persen dari total SBN outstanding yang nilainya mencapai Rp 1.428,93 triliun.
Di bulan November, asing kembali mencatatkan net inflow yakNi sebesar Rp 13,61 triliun dari bulan sebelumnya sebesar Rp 5,39 triliun. Di bulan November, asing juga tercatat sebagai pihak yang mencatatkan kenaikan kepemilikan yang paling tinggi yakni 2,57% (month to month).
Sementara untuk obligasi korporasi, dominasi industri dana pensiun sebagai pemegang terbesar masih berlanjut di November 2015 dengan komposisi 27,64 persen atau nilainya Rp 70,16 triliu, turun tipis dari akhir Oktober dengan komposisi kepemilikan sebesar 27,67 persen Rp 70,25 triliun.
Ditengah tren penurunan komposisi kepemilikan, komposisi kepemilikan sekuritas justru naik signifikan yakni 25,0 persen dari Rp 480 miliar di akhir bulan Oktober menjadi Rp 600 miliar di akhir bulan November. Kenaikan tersebut sejalan dengan peningkatan transaksi obligasi korporasi di pasar sekunder pada bulan November ini.
Sementara komposisi kepemilikan asing turun menjadi 7,57 persen atau menjadi Rp19,22 triliun di bulan November dari 7,84 persen atau Rp 19,89 triliun.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?