Survei: Mayoritas Orang Kaya Ingin Hidup 100 Tahun

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 25 April 2018 09:15
Survei: Mayoritas Orang Kaya Ingin Hidup 100 Tahun
Begini rinciannya.

Dream – Perusahaan manajemen kekayaan global, UBS, merilis kajian yang berjudul The Century Club. Dalam laporan ini, terdapat survei yang menyebutkan orang kaya ingin hidup hingga 100 tahun.

Dikutip dari Guardian, Rabu 25 April 2018, UBS mensurvei 5 ribu orang ultra kaya yang memiliki aset minimal US$1 juta (Rp13,87 miliar) di 10 negara, termasuk Jerman, Inggris, Amerika Serikat, dan Taiwan.

UBS menemukan 53 persen responden nyaman untuk menjadi orang berusia 100 tahun. Ini lebih tinggi daripada kemungkinan hidup seseorang di negara maju yang usia rata-rata seseorang mencapai 80 tahun.

“ Bagi orang kaya di dunia, menjalani kehidupan 100 tahun bukanlah hasil yang mereka anggap sebagai kemungkinan belaka. Ini yang mereka harapkan,” berikut kutipan laporan UBS.

Dari hasil survei, prospek umur panjang seseorang bermacam-macam menurut negara dan jumlah kekayaan. Ada tiga perempat dari orang kaya di Jerman yang berusaha mencapai hidup sampai satu abad, sedangkan kurang dari sepertiga orang tajir di Amerika Serikat merasa bisa hidup sedemikian lamanya.

Sementara di Switzerland, Meksiko, dan Italia, ada dua pertiga responden yang percaya bisa hidup sampai 1 abad, sedangkan di Inggris hanya ada 32 persen.

 

1 dari 1 halaman

Ini yang Dikhawatirkan Orang Kaya

Tak hanya usia sampai 1 abad, UBS juga menemukan orang kaya tetap punya kekhawatiran terhadap sesuatu, terutama jika berkaitan dengan biaya kesehatan dan warisan.

Sebanyak 52 persen orang ultra kaya mengaku cemas dengan biaya pengobatan, 25 persen tak punya banyak uang untuk anak-anak mereka, dan 33 persen masih harus bekerja di hari tua.

Kemudian, UBS juga menemukan 8 dari 10 orang percaya bahwa bekerja merupakan hal penting bagi keberlangsungan hidup. Kepercayaan ini cukup tinggi di Asia, yaitu 93 persen di Hong Kong dan 87 persen di Switzerland. Sementara di Amerika Serikat dan Inggris, angkanya hanya 52 persen dan 59 persen.

Dari sisi kesehatan, ada 9 dari 10 responden yang percaya kesehatan lebih penting daripada meningkatkan kekayaan. Selain itu, 9 dari 10 responden juga menyebut kekayaan mengizinkan mereka untuk hidup menjadi lebih sehat.

UBS menyimpulkan hampir dari dua dari tiga orang kaya berencana akan mewariskan kekayaannya.


Beri Komentar