Ilustrasi
Dream - Setelah beberapa kali mengalami kenaikan, pelanggan listrik nonsubsidi kini bisa bernapas lega. PT PLN (Persero) menjamin takkan ada lagi kenaikan tarif listrik hingga akhir tahun ini.
Pelanggan listrik rumah tangga nonsubsidi adalah mereka yang menggunakan daya listrik diatas 1.300 Watt dan 2.200 Watt
" Tidak ada rencana kenaikan tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA dan 2.200 VA,” tegas Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 7 April 2015.
Selama ini PLN mengenakan tarif pemakaian listrik untuk pelanggan rumah tangga daya 1.300 VA dan 2.200 VA sebesar Rp 1.352 per kilo Watt hour (kWh).
PLN juga memastikan takkan menaikkan tarif bagi pelanggan rumah tangga kecil dengan daya listrik 450 dan 900 Watt. Hal yang sama berlaku untuk bisnis dan industri kecil serta pelanggan sosial.
Keputusan PLN menunda penerapan tarif adjustment bagi pelanggan rumah tangga 1.300 VA dan 2.200 VA ini mempertimbangkan pelanggan golongan tersebut sudah mengalami kenaikan tarif listrik secara bertahap sejak Juli 2014 hingga November 2014.
Penundaan juga dimaksudkan untuk meringankan beban ekonomi pelanggan di kedua golongan tersebut yang berjumlah 8,8 juta pelanggan.
Diakui PLN, konsekuensi dari penundaan tersebut adalah berkurangnya pendapatan PLN dari penjualan tenaga listrik.
“ Hal itu akan ditutup dengan melakukan efisiensi diantaranya mengganti pembangkit listrik berbahan bakar minyak dengan bembangkit berbahan bakar gas dan batubara” lanjut Sofyan.
Advertisement
Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia

Tenteng Tumbler Hits, Bisa Bantu Kurangi Sampah Plastik

Mirwan Suwarso, Orang Madiun Dibalik Melejitnya Klub Sepak Bola Eropa Como-1907

AI Kini Jadi Penasihat Kecantikan Baru, Ungkap Studi Maverick Indonesia

Thrifting Favorit Gen Z, Tonjolkan Personal Style dan Ekonomi Sirkular



10 Mitos Kesehatan yang Masih Banyak Dipercaya, Padahal Tidak Sepenuhnya Benar

Mengapa Media Sosial Bisa Membuat Anda Sedih? Ini 5 Alasannya


Elektabilitas Dedi Mulyadi di Pilpres 2029 dalam Berbagai Survei, Mengapa Bisa Kalahkan Prabowo?

Sosok Low Tuck Kwong, Dulu Perantau Kini Raja Batu Bara Indonesia
