Jam Tidur Bisa Pengaruhi Jenjang Karir, Ini Studinya

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 12 Oktober 2017 11:43
Jam Tidur Bisa Pengaruhi Jenjang Karir, Ini Studinya
Aktivitas ini tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan karier, lho.

Dream – Sahabat Dream, di dunia karier, kita kerap dihadapkan dengan tantangan kerja dan pilihan keputusan yang sulit. Bahkan, kita juga sering tak bisa berpikir jernih untuk menghadapi masalah-masalah di tempat kerja.

Semakin memikirkan masalah, seseorang akan semakin sulit mendapatkan jawabannya. Ini juga akan membuat seseorang semakin frustrasi. Otak pun terasa buntu.

Kalau sudah begini, lebih baik pergi tidur. Aktivitas yang satu ini terbukti bisa membantu seseorang untuk mengatasi masalah, terutama masalah pekerjaan. Ada beberapa manfaat yang bisa kita peroleh dari tidur.

Dilansir dari Lifehack, Kamis 12 Oktober 2017, sebuah studi Memory and Cognition menyebutkan bahwa orang bisa memecahkan masalah lebih baik setelah tidur.

Jam Tidur Bisa Pengaruhi Jenjang Karir, Ini Studinya© Dream

 

Ketika tidur, seseorang akan mengalami efek inkubasi, di mana otak lebih efektif ketika mengatasi masalah ketika diberikan waktu untuk beristirahat. Alam bawah sadar akan terus bekerja untuk menemukan solui masalah—ini sering tak disadari.

Kemudian, tidur juga bisa memberikan inspirasi untuk karier. Ketika tidur, otak Anda mampu memproses dan mengkonsolidasikan pengalaman yang dialami ketika bangun.

Tidur setelah mempelajari hal-hal baru, bisa membantu Anda untuk memasukkan informasi baru ke memori jangka panjang.

Pakar juga menyarankan seseorang yang sedang frustrasi untuk berhenti memikirkan masalah pekerjaan, lalu pergi tidur. Rasa frustrasi ini hanya akan menghalangi kemampuan dia untuk menemukamn solusi atau membuat keputusan.

Biarkanlah tubuh beristirahat sejenak sebelum membuat pilihan atau memecahkan masalah. Anda akan takjub melihat kemampuan otak untuk memecahkan masalah ketika sedang tidur.

Jika Anda merasa terjebak, yang terbaik adalah melangkah mundur dan beristirahat. Rasa frustrasi Anda hanya akan menghalangi kemampuan Anda untuk menemukan solusi atau membuat keputusan. Biarkan diri Anda tidur nyenyak sebelum Anda membuat pilihan atau mencoba memecahkan masalah Anda. (ism) 

Beri Komentar