10 Situs Jual Beli Terfavorit di Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 23 September 2019 07:48
10 Situs Jual Beli Terfavorit di Indonesia
Ternyata 50 persen transaksi regional berasal dari situs jual beli di Indonesia.

Dream – Bisnis e-Commerce di Tanah Air masih menjanjikan. Apalagi nilai ransaksi bisnis jual beli online Indonesia termasuk salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Sebanyak 50 persen dari total transaksi regional ada di Nusantara.

Hasil analisa terbaru dari iPrice yang diterima Dream, Minggu 22 September 2019, mencatat , transaksi e-commerce Indonesia melesat hingga 300 persen pada kuartal II 2019. Hal ini disebabkan oleh Ramadhan dan Idul Fitri yang terjadi pada kuartal II 2019.

Dalam risetnya bersama App Annie dan Similar Web, iPrice menemukan sederet temuan menarik tentang transaksi e-commerce pada periode April-Juni 2019.

Pertama, Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli.com masih berada di lima besar e-commerce lokal dengan pengunjung bulanan terbanyak. Sama seperti empat kuartal sebelumnya, Tokopedia konsisten diurutan pertama sebagai e-commerce dengan jumlah kunjungan web bulanan tertinggi 140,41 juta. Tokopedia berhasil menduduki urutan pertama sejak Q2 2018 hingga Q2 2019.

E-commerce lokal lainnya ada Bukalapak dengan total kunjungan web bulanan 89,76 juta. Pada kuartal ini kunjungan web bulanan Bukalapak menurun sebanyak 22 persen dari kuartal sebelumnya menyebabkan Bukapalak turun satu peringkat ke peringkat ketiga.

Blibli, masih di peringkat yang sama sejak Q2 2018 yaitu diposisi kelima dengan pengingkatan kunjungan web bulanan Blibli meningkat sebanyak 31 persen sejak setahun kemarin.

1 dari 4 halaman

E-Commerce Lokal Masih Jadi Pilihan Utama

Kedua, platform lokal masih jadi pilihan utama pengguna aplikasi e-commerce di Indoensia.

Tokopedia dan Bukalapak konsisten berada di tiga besar aplikasi e-commerce dengan pengguna aktif bulanan terbanyak di Indonesia. Kepercayaan pengguna aplikasi e-commerce pada dua platform lokal ini semakin bertambah seiring banyaknya program jualan dari Tokopedia dan Bukalapak ketika musim belanja ramadan dan lebaran pada bulan Juni lalu.

Ketiga, perusahaan e-commerce yang menyasar produk-produk serba ada seperti Mapemall, Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan Lazada, menyerap tenaga kerja terbanyak pada kuartal II 2019.

Total tenaga kerja yang telah diserap lima perusahaan e-commerce serba ada itu mencapai angka 14.075 orang. 

 © MEN

Pada kuartal II-2019, kelima perusahaan yang sama menambahkan total 1100 tenaga kerja untuk memutar bisnis mereka sejak awal tahun. Peningkatan tertinggi dimiliki oleh Tokopedia yaitu 467 orang, Shopee 269 orang, Mapemall 121 orang, Bukalapak 121 orang dan Lazada 77 orang.

Keempat, jumlah pengunjung Bukalapak turun.

Bukalapak yang baru-baru ini meluncurkan Bukaglobal untuk membuka peluang bagi pelanggan diluar Indonesia untuk mengakses dan berbelanja di situs Bukalapak, menurun satu peringkat dari kuartal sebelumnya dalam hal pengunjung web bulanan. 

Meskipun begitu, rataan pengguna aktif bulanan Bukalapak masih 5 besar tertinggi di Asia Tenggara bersama dengan Tokopedia. Bukalapak berada di posisi ketiga untuk rataan pengunjung web bulanan dengan penurunan sebanyak 26 juta pengunjung.

2 dari 4 halaman

Bagaimana dengan Shopee?

Kelima, rata-rata kunjungan web bulanan Shopee meningkat 16 juta dari kuartal terakhir. Hal ini membuat e-commerce ini sebagai runner up dengan kunjungan web bulanan tertinggi.

Rataan pengunjung web bulanan Shopee meningkat pada kuartal ini menjadikan Shopee berada di peringkat runner-upmenggantikan Bukalapak pada kuartal sebelumnya. Shopee berhasil meningkatkan 300 persen transaksinya pada bulan Ramadhan tahun ini dengan peningkatan paling pesat dikategori kecantikan dan busana muslim.

 © MEN

Adanya Shopee Live yang memungkinkan pelanggan Shopee berbelanja secara langsung melalui website dan aplikasi Shopee juga berpotensi besar meningkatkan kunjungan web bulananShopee dan peningkatan jumlah transaksi secara signifikan sebanyak 75 persen.

Jumlah pengguna aplikasi Shopee menjadi yang paling banyak di Indonesia. Menurut Peta Persaingan Ecommerce Singapore Q2 2019 Shopee juga berhasil menjadi aplikasi ecommerce yang dengan pengguna aktif bulanan terbanyak di negaranya.

Jumlah pengunduh aplikasi Shopee didapat dari beragam program belanja yang menyasar konsumen baru kategori spesifik seperti para pria penyuka sepak bola dan pendengar musik K-Pop. Sebelumnya aplikasi Shopee lebih menargetkan layanan untuk produk-produk fashion wanita.

3 dari 4 halaman

Bagaimana dengan E-commerce Lainnya?

Keenam, Lazada masih bertengger di posisi lima besar di Indonesia. Rata-rata pengunjung Lazada pada kuartal ini sebanyak 49,62 juta dan berada di posisi keempat. Berbeda dengan Indonesia, di Thailand perningkat Lazada berada diposisi teratas dengan total rataan pengunjung bulanan sebanyak 43,13 juta.

 © MEN

Ketujuh, rata-rata kunjungan bulanan web Bhineka menguat 100 persen dari kuartal sebelumnya. Bhineka sebagai salah satu e-commerce lokal yang bermula dari toko offlinemeningkat seacara signifikan pada rataan kunjungan web bulanan mereka dikuartal ini.

Pada Q2 2019 ini, total pengunjung web bulanan sebanyak 7.678.900. Total peningkatan pengunjung sebesar 123 persen menjadikan Bhineka naik keperingkat ketujuh setelah sebelumnya pada Q1 2019 berada di peringkat 10.

Kedelapan, Blanja berhasil masuk ke posisi 10 besar dengan peningkatan pengunjung web bulanan sebanyak 71 persen. E-commerce joint venture antara Telkom dengan eBay ini menduduki peringkat kesembilan sebagai e-commerce.

Total pengunjung web bulanan pada kuartal ini adalah 5.511.600. Ini merupakan pertama kali Blanja berhasil kembali di posisi 10 besar setelah 2 tahun terakhir pada Q4 2017 menurut peta persaingan e-commerce Indonesia.

4 dari 4 halaman

AliExpress Diminati?

Kesembilan, AliExpress adalah aplikasi dengan pengguna aktif bulanan terbesar ke-8 di Indonesia. Jaminan harga murah yang ditawarkan AliExpress menjadi faktor utama yang membuat banyak konsumen menggunakan aplikasi ini.

Meski rata-rata produknya disuplai oleh penjual dari luar Indonesia, para pembeli tidak ambil pusing jika kisaran harga yang diberikan lebih murah dari pasar lokal.

 © MEN

Kesepuluh, awal Q2 menjadi momen rebranding Sale Stock sebagai Sorabel dan Zilingo mendapatkan pendanaan seri D dari Temasek, Singapura. Aktivitas dua platform e-commerce di awal Q2 itu membuat mereka leluasa menerapkan konsep baru pada aplikasi masing-masing yang kemudian membuat lebih banyak orang tertarik untuk mengunduhnya.

Hasilnya, Sorabel dan Zilingo berturut-turut duduk di rangking 5 dan 6 untuk jumlah unduhan terbanyak. Mereka hanya berada di belakang platform besar seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Bukalapak.

Beri Komentar