Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
IHSG
Dream - Koreksi tajam pada saham-saham sektor industri menggiring bursa saham Indonesia menutup perdagangan di zona merah. Aksi jual pemodal asing juga membuat pasar semakin tertekan.
Lantai bursa sepanjang hari ini disuguhi sentimen penurunan harga minyak mentah dunia. Data Zawya mencatat minyak mentah telah turun lebih dari 1,5 persen.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 14,56 poin (0,29%) ke level 5.070,94.
Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level terkuatnya di 5.090,44. Namun tekanan jual pelaku pasar membuat IHSG menutup perdagangan di zona merah. IHSG sempat turun ke level terendah di 5.070,48.
Para pelaku pasar mentransaksikan sekitar 44,26 juta saham dengan perputaran uang mencapai Rp 5 triliun.
Pemodal asing tampaknya mulai kembali menarik dananya dari pasar modal Indonesia dengan membukukan nett sell Rp 197,15 miliar.
Tercatat 169 emiten di lantai bursa terkena aksi jual sementara 128 lainnya masih bisa bertahan di zona hijau.
Melemahnya IHSG ikut berimbas pada dua bursa saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup melemah 1,14 poin (0,7%) ke level 162,07.
Pelemahan ini dipicu koreksi harga saham yang melanda 111 emiten syariah. Penguatan yang dialami 76 emiten belum mampu mengangkat ISSI ke zona hijau.
Pelaku pasar aktif mentraksaksikan 32,70 juta saham dengan menggelontorkan dana hingga Rp 3,5 7 triliun.
Koreksi juga melanda indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) mencatat pelemahan 5,74 poin (0,86%) ke level 664,44.
Daftar saham-saham bluechips syariah hanya menyisakan 6 emiten di zona merah. Selebihnya terbagi kepada 22 emiten yang melemah dan 2 lainnya stagnan.
Masih memerahnya indeks bursa saham Indonesia terjadi di tengah bursa saham regional yang bergerak variatif. Nikkei Jepang dan Hang Seng sore ini ditutup menguat 2,73 persen dan 0,03 persen.
Sementara Kospi, Shanghai Composite, dan STI Singapura terjatuh ke zona merah.
Pasar keuangan yang pagi tadi dilanda pelemahan kini berbalik menguat. Kurs rupiah sore ini menguat tipis 3 poin (0,02%) ke level 12.105 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya