Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pasar modal Indonesia kembali tertekan mengikuti gerak sebagian besar saham di kawasan regional. Pelemahan semakin dalam setelah pemodal asing kembali membukukan nett sell.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 4 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 6,98 poin (014%) ke level 5.078,52.
Pelemahan berlanjut di sesi pembukaan, ketika IHSG kembali tertekan dan melemah 6,48 poin (0,13%) ke level 5.079,02
Sebanyak 12 emiten mengawali perdagangan dengan bergerak ke zona hijau sementara 13 lainnya melemah.
Transaksi perdagangan hari ini melibatkan 39.759 lembar saham senilai Rp 25,08 miliar.
Pemodal asing sebetulnya sempat mencetak nett buy tipis Rp 426 juta, namun berlanjut mencetak nett sell Rp 1,84 miliar di sesi pembukaan.
Hingga 10 menit perdagangan saham, seluruh indeks sektor saham didominasi pelemahan. Emiten sektor pertanian yang dilanda aksi ambil untung memimpin koreksi usai melemah 0,61 persen, diikuti pertambangan 0,56 persen, dan keuangan 0,32 persen.
Laju negatif juga melanda dua indeks saham syariah di lantai bursa saham. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka turun 0,13 poin (0,08%) ke level 163,09 di sesi pra pembukaan.
ISSI kembali melemah 0,07 poin (0,05%) ke level 163,14. Tercatat 10 emiten memulai perdagangan di zona merah sementara 10 lainnya melemah dan 16 emiten memilih stagnan.
Pelaku pasar mentransaksikan tak kurang dari 28.220 lembar saham senilai Rp 11,61 miliar.
Di jajaran saham bluechips syariah, sejumlah saham juga dilanda tekanan. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini dibuka turun 0,73 poin (0,11%) ke level 669,46.
JII kembali melemah 0,49 poin (0,07%) ke level 669,69 di sesi pembukaan.
Dari kawasan regional, sejumlah bursa saham utama Asia perlahan-lahan mulai beranjak ke zona hijau. Hang Seng dan Nikkei yang sempat menyentuh zona merah kini sudah menguat 0,41 persen dan 3,75 persen.
Laju pelemahan masih dialami indeks Kospi Korea Selatan yang turun 0,21 persen dan Strait Times Singapura 0,09 persen.
Pergerakan rupiah juga belum memberikan tanda-tanda positif. Kurs rupiah pagi ini dibuka melemah dan kini terkoreksi 32 poin (0,26%) menjadi 12.122 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya