Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

125 Emiten Sokong Indeks Syariah Ditutup Menguat

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 28 Agustus 2014 16:44
125 Emiten Sokong Indeks Syariah Ditutup Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 19,23 poin (0,37%) ke level 5.184,47.

Dream - Adanya kepastian terkait nasib harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi memberi sentimen positif bagi pasar modal Indonesia. Penguatan Indeks bursa saham Indonesia ini terjadi ditengah variatifnya laju bursa saham regional.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 28 Agustus 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 19,23 poin (0,37%) ke level 5.184,47. Kenaikan itu didorong menguatnya harga saham dari 190 emiten.

Dengan penutupan di zona hijau, laju IHSG hari ini berjalan nyaman di zona hijau. Dibuka menguat tipis di 5.166,21, IHSG sempat menyentuh level tertingginya di 5.194,47.

Hingga sesi paska penutupan perdagangan BEI, perputaran uang di pasar modal Indonesia tercatat menembus angka Rp 5,16 triliun dengan melibatkan pergantian pemegang saham dari 50,87 miliar saham.

Kabar menghijaunya bursa saham regional juga membawa angin segar bagi pergerakan dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup menguat 0,74 poin (0,43%) ke level 170,41.

Gerak indeks ISSI sepenuhnya berjalan di zona hijau dengan mencetak level tertinggi di 170,82. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 3,98 triliun dengan melibatkan aksi jual beli 35,96 miliar saham.

Indeks ISSI kini dipenuhi oleh kenaikan harga saham dari 125 emiten meski masih menyisakan 79 emiten yang bertahan di zona merah.

Di jajaran saham unggulan syariah, tercatat 19 emiten bergerak menguat. Alhasil, indeks Jakarta Islamic Index (JII) bergerak menguat 2,61 poin (0,37%) menuju level 701,52.

Dari kawasan Asia, sebagian besar laju indeks saham utama bergerak melemah. Indeks Nikkei dan Hang Seng tercatat melemah 0,48 persen dan 0,71%. Penguatan hanya dialami indeks Kospi dan KLSE yang menguat 0,04 persen dan 0,18 persen.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) dari Bank Indonsia mencatat rupiah terus bergerak naik. Rupiah hari ini bertengger di level 11.682 per dolar AS.

Beri Komentar