Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Turis Tengah Menikmati Sensasi Mengambang Di Laut Mati (sumber: Http://stunningplaces.net/
Dream - Kiprah perusahaan Indonesia di kawasan Timur Tengah makin diakui. Setelah Arab Saudi dan Irak, kini giliran pemerintah Yordania mengundang Indonesia untuk menggarap proyek infrastruktur di negaranya.
Salah satu proyek yang ditawarkan adalah pembangunan sebuah hotel mewah di sekitar Laut Mati. Kawasan ini terkenal lantaran keunikan geografisnya.
Mendapati tawaran tersebut, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Kamis, 28 Agustus 2014 meminta agar perusahaan konstruksi pemerintah menjajaki ajakan tersebut.
" Yordania itu negeri yang paling aman di kawasan itu. Banyak orang kaya dari Suriah, Irak, dan negeri di sekitarnya yang kurang stabil, investasi dan tinggal di Yordania," katanya.
Peluang BUMN konstruksi Indonesia setidaknya bisa diawali dengan proyek perumahan maupun infastruktur. BUMN juga bisa menjalin kerjasama dengan perusahaan Yordania untuk menggarap berbagai proyek di kawasan Timur Tengah.
Terkait pembangunan hotel mewah di Laut Mati, Dahlan secara khusus mengajak kontraktor BUMN untuk menjajaki tawaran tersebut.
" Laut Mati itu daerah yang terendah di seluruh dunia, dan terkenal. Kalau kita berenang di sana, kita pasti tidak akan tenggelam. Saya pernah ke sana dan tidak ada hotel bintang empat, semua hotel bintang lima," ujar Dahlan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya