Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

3 Tips Transaksi Aman Ketika Berhaji

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 14 Agustus 2018 06:30
3 Tips Transaksi Aman Ketika Berhaji
Dijamin bebas khawatir dan kamu bisa beribadah dengan khusyuk.

Dream – Selain kesiapan hati dan fisik, para jemaah haji juga diimbau untuk menjaga keamanan barang bawaan mereka. Dengan masa berhaji selama 40 hari, tak heran jika barang yang dibawa jemaah memang cukup banyak. 

Berjubelnya tas dan oleh tangan kerap kali membuat jemaah haji lengah. Meski sedang berada di tanah suci, insiden seperti kecopetan bisa saja dialami. Apalagi jika jemaah membawa uang tunai kemana-mana. 

Selain untuk membeli kebutuhan sehar-hari, jemaah haji juga membawa uang tunai untuk membeli buah tangan untuk dibagikan di kampung halaman. Ada pula yang membawa kartu pembayaran karena merasa lebih ringkas. 

Division President Mastercard untuk Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, Safdar Khan, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 14 Agustus 2018 mengatakan ada tiga tips cara aman bertransaksi untuk jemaah haji. 

“ Mastercard berharap tips-tips ini dapat membantu para jemaah haji untuk lebih khusyuk beribadah dengan memberikan saran terbaik terkait aktivitas pembayaran elektronik selama berada di Arab Saudi,” kata dia.

Berikut ini adalah tiga tips keuangan bagi para jemaah haji.

1 dari 3 halaman

Lebih Banyak Transaksi Pakai Kartu

Lebih Banyak Transaksi Pakai Kartu © Dream

Bagi para calon jemaah haji yang baru pertama kali pergi, terkadang menentukan jumlah uang tunai yang harus dibawa menjadi dilema. Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kerap menghimbau para jemaah haji untuk membawa uang tunai secukupnya ketika berangkat ke Tanah Suci, mengingat membawa uang tunai dalam jumlah besar memiliki risiko keamanan yang tinggi.

Sangat disarankan jemaah haji yang ingin melakukan transaksi di toko untuk melakukan pembayaran secara elektronik. Laporan Mastercard Foreign Exchange Products Analysis 2018 menemukan metode terbaik untuk mendapatkan mata uang asing adalah dengan melakukan penarikan tunai menggunakan kartu debit di mesin ATM yang terdapat di negara tujuan.

Mesin ATM dapat ditemukan di pintu keluar bandara serta beberapa lokasi lainnya selama perjalanan kamu. Di kota Jeddah, Mekkah dan Madinah, terdapat mesin-mesin ATM yang menawarkan pilihan Bahasa Indonesia untuk jemaah haji asal Indonesia yang ingin melakukan penarikan tunai.

2 dari 3 halaman

Pakai PIN yang Berbeda

Pakai PIN yang Berbeda © Dream

Setelah bertransaksi di ATM, segera ambil uang, kartu, bukti penarikan, dan simpan kartu ATM di tempat yang aman untuk menghindari pencurian maupun kerusakan kartu.

Para jemaah haji juga disarankan untuk selalu menyimpan dompet di tempat yang aman sehingga mengurangi risiko kehilangan atau pencurian. Kartu yang telah memasang teknologi chip terbaru, diyakini bisa memberi fitur perlindungan tambahan. 

Jangan lupa juga menggunakan Personal Identification Number (PIN) yang berbeda untuk setiap kartu. 

Apabila lupa nomor PIN atau kartu pembayaran hilang, segera laporkan hal tersebut kepada pihak bank. Jangan lupa kamu harus mempunyai detail kontak bank di tempat yang mudah diakses.

3 dari 3 halaman

Jangan Lupa Selalu Periksa Laporan Transaksi

Jangan Lupa Selalu Periksa Laporan Transaksi © Dream

Setelah bertransaksi lebih baik periksa setiap bukti transaksi. Perhatikan kembali apakah ada transaksi yang mencurigakan. Pastikan juga jumlah yang tertera sudah sesuai dengan transaksi yang dilakukan.

Kalau terdapat transaksi yang mencurigakan, segera hubungi bank penerbit kartu. Apabila bank penerbit menawarkan fasilitas peringatan melalui SMS, segera daftarkan diri sebelum berangkat agar kamu bisa menerima pesan saat ada transaksi mencurigakan.

Beri Komentar