Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Selain kesiapan hati dan fisik, para jemaah haji juga diimbau untuk menjaga keamanan barang bawaan mereka. Dengan masa berhaji selama 40 hari, tak heran jika barang yang dibawa jemaah memang cukup banyak.
Berjubelnya tas dan oleh tangan kerap kali membuat jemaah haji lengah. Meski sedang berada di tanah suci, insiden seperti kecopetan bisa saja dialami. Apalagi jika jemaah membawa uang tunai kemana-mana.
Selain untuk membeli kebutuhan sehar-hari, jemaah haji juga membawa uang tunai untuk membeli buah tangan untuk dibagikan di kampung halaman. Ada pula yang membawa kartu pembayaran karena merasa lebih ringkas.
Division President Mastercard untuk Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam, Safdar Khan, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 14 Agustus 2018 mengatakan ada tiga tips cara aman bertransaksi untuk jemaah haji.
“ Mastercard berharap tips-tips ini dapat membantu para jemaah haji untuk lebih khusyuk beribadah dengan memberikan saran terbaik terkait aktivitas pembayaran elektronik selama berada di Arab Saudi,” kata dia.
Berikut ini adalah tiga tips keuangan bagi para jemaah haji.
© Dream
Bagi para calon jemaah haji yang baru pertama kali pergi, terkadang menentukan jumlah uang tunai yang harus dibawa menjadi dilema. Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kerap menghimbau para jemaah haji untuk membawa uang tunai secukupnya ketika berangkat ke Tanah Suci, mengingat membawa uang tunai dalam jumlah besar memiliki risiko keamanan yang tinggi.
Sangat disarankan jemaah haji yang ingin melakukan transaksi di toko untuk melakukan pembayaran secara elektronik. Laporan Mastercard Foreign Exchange Products Analysis 2018 menemukan metode terbaik untuk mendapatkan mata uang asing adalah dengan melakukan penarikan tunai menggunakan kartu debit di mesin ATM yang terdapat di negara tujuan.
Mesin ATM dapat ditemukan di pintu keluar bandara serta beberapa lokasi lainnya selama perjalanan kamu. Di kota Jeddah, Mekkah dan Madinah, terdapat mesin-mesin ATM yang menawarkan pilihan Bahasa Indonesia untuk jemaah haji asal Indonesia yang ingin melakukan penarikan tunai.
© Dream
Setelah bertransaksi di ATM, segera ambil uang, kartu, bukti penarikan, dan simpan kartu ATM di tempat yang aman untuk menghindari pencurian maupun kerusakan kartu.
Para jemaah haji juga disarankan untuk selalu menyimpan dompet di tempat yang aman sehingga mengurangi risiko kehilangan atau pencurian. Kartu yang telah memasang teknologi chip terbaru, diyakini bisa memberi fitur perlindungan tambahan.
Jangan lupa juga menggunakan Personal Identification Number (PIN) yang berbeda untuk setiap kartu.
Apabila lupa nomor PIN atau kartu pembayaran hilang, segera laporkan hal tersebut kepada pihak bank. Jangan lupa kamu harus mempunyai detail kontak bank di tempat yang mudah diakses.
© Dream
Setelah bertransaksi lebih baik periksa setiap bukti transaksi. Perhatikan kembali apakah ada transaksi yang mencurigakan. Pastikan juga jumlah yang tertera sudah sesuai dengan transaksi yang dilakukan.
Kalau terdapat transaksi yang mencurigakan, segera hubungi bank penerbit kartu. Apabila bank penerbit menawarkan fasilitas peringatan melalui SMS, segera daftarkan diri sebelum berangkat agar kamu bisa menerima pesan saat ada transaksi mencurigakan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya