Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Orang Yang Berusia 30 Tahun Pun Juga Sering Melakukan Kesalahan Finansial.
Dream – Setelah satu dekade bereksperimen serta jatuh bangun terhadap keuangan, akhirnya tibalah kita menginjak usia 30 tahun.
Tentu saja tantangan yang dihadapi orang yang berusia 30 tahun, berbeda dengan tantangan yang dihadapi orang 20 tahunan. Bahkan, kesalahan finansialnya pun berbeda.
Dilansir dari Business Insider, Sabtu 17 Juni 2017, ada empat kesalahan finansial yang kerap dilakukan orang 30 tahunan.
Pertama, menabung terlalu banyak di tempat yang salah. Memang, investasi memang penting, terutama untuk dana pensiun. Tapi, jangan lupakan untuk menabung untuk membeli rumah, membayar tagihan mobil, dan pendidikan anak.

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Kesalahan finansial adalah terlalu memprioritaskan anak. Kalau ini yang kebalikan yang pertama. Pendidikan untuk memang penting, tapi ada satu hal yang harus Anda ingat.
Ketika berusia 30 tahun dan telah berkeluarga, ada yang lebih penting daripada pendidikan anak, yaitu dana pensiun. Tentu saja dana pensiun ini bertujuan untuk menjamin masa tua Anda ketika sudah memasuki masa senja.
Kesalahan finansial yang ketiga adalah tidak membicarakan keuangan ketika hendak menikah. Pembicaraan uang dengan pasangan ini terkait dengan keuangan pribadi, pola pengeluaran, dan rencana keuangan.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Membicarakan masalah ini memang tidak mudah. Namun, pembicaraan ini harus dilakukan. Langkah pertama, Anda harus memahami latar belakang keuangan pasangan dan kedua mulailah pembicaraan apakah keuangan nanti dipisah atau digabung dalam satu rekening jika sudah menikah kelak.
Kesalahan yang terakhir yang biasanya dibuat adalah jor-joran untuk anak pertama. Bukan rahasia umum jika orang tua baru, berbelanja habis-habisan untuk kelahiran anak pertamanya, misalnya belanja baju bayi dan peralatan menyusui. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya