6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi Utang (http://www.prosperitypeaks.com/)
Dream - Hidup tanpa utang menjadi impian banyak orang. Tampak mustahil bagi sebagian orang, ternyata banyak juga orang yang sukses tanpa pernah mempunya utang sama sekali dalam hidupnya.
Sebagian orang dari berbagai usia dan tingkat pendapatan telah membuat pilihan hidup tanpa utang. Hal ini bukan sesuatu yang mudah, tetapi bisa dicapai jika Anda benar-benar ingin melakukannya.
Memang sudah tak terhitung metode yang bisa digunakan orang untuk menghemat pengeluaran, membayar utang, atau menghindari keduanya secara bersama-sama. Hal terpenting dari itu semua adalah memilih sistem yang cocok dan tahu kelemahan diri sendiri.
Mengutip laman cheatsheet.com, Minggu, 15 Maret 2015, berikut ini adalah pilihan enam gaya hidup praktis yang akan membantu seseorang terhindar dari utang:
1. Memiliki tabungan dalam jumlah besar
Memiliki tabungan dalam jumlah besar memang sulit, tapi ini adalah cara paling cepat dan aman menjauhkan diri dari memiliki utang.
Tabungan bertujuan sebagai cadangan jika terjadi pengeluaran tak terduga. Dengan cara ini, setiap ada kejadian yang memerlukan dana akan segera teratasi.
Tabungan juga penting untuk pengeluaran jangka panjang yang mungkin belum direncanakan sebelumnya, seperti memiliki rumah atau biaya pendidikan anak. Sisihkan lebih banyak uang, jika mungkin, dalam rencana anggaran untuk menjaga tabungan tetap sehat.
2. Lunasi transaksi kartu kredit secepatnya
Sebagian orang merasa nyaman melakukan transaksi dengan menggunakan uang fisik. Hal itu untuk menghindari membeli barang yang tidak perlu atau menimbun tagihan dalam kartu kredit.
Namun bagi sebagian lainnya, kartu kredit mempermudah segalanya. Jika Anda tahu diri Anda dan kartu kredit bukan sesuatu yang bisa dikendalikan, sebaiknya hindari memilikinya.
Sebaliknya, jika kartu kredit bisa mempermudah segalanya, jangan takut menggunakannya untuk mendapatkan point rewards atau cash back. Jika memutuskan punya sebuah kartu kredit atau lebih, tanamkan aturan untuk segera melunasi transaksi pada hari yang sama.
Jangan tunggu tagihan bulanan datang. Hal ini justru membuat Anda berpikir tentang berapa sisa uang dalam kartu kredit sebelum Anda menggeseknya.
3. Belilah mobil bekas
Sebenarnya tak seorang pun yang membutuhkan kredit mobil. Ada banyak mobil bekas yang masih handal di luar sana. Meski ada risiko saat membeli mobil bekas, tetapi risiko lebih besar akan dihadapi saat bertemu salesman licik di dealer, yang sering mengeruk keuntungan dengan jaminan mahal dan terbatas.
Lakukan riset kecil pada model mobil yang ditaksir, menemukan mekanik yang baik, dan menggunakan penilaian terbaik saat membeli kendaraan. Anda mungkin akan mendapatkan mobil yang awet yang usianya bisa bertahun-tahun dengan relatif sedikit perawatan.
Transportasi umum dapat menjadi pilihan yang terjangkau juga, tergantung pada lokasi Anda. Tetapi di daerah pedesaan mobil bisa menjadi suatu keharusan.
4. Mengontrak rumah
Mengontrak rumah sepanjang hidup mungkin menjadi mimpi buruk bagi sebagian orang. Tapi perumahan bukan barang yang murah.
Jika ingin terus bebas dari utang, memiliki rumah adalah tantangan terbesar. Menabung agar bisa punya rumah sendiri sebenarnya bisa dilakukan. Memang butuh waktu yang lama, tergantung dari tingkat pendapatan. Namun mengontrak sambil menabung untuk memiliki rumah sendiri adalah pengalaman yang luar biasa.
5. Beli yang dibutuhkan saja
Orang yang hobi shopping mungkin tidak suka ini. Tapi sangat menakjubkan jika seseorang punya satu strategi sederhana: pikirkan sebelum membeli sesuatu.
Lakukan riset kecil tentang penawaran terbaik dan berlatih mendengarkan suara kecil di kepala yang sering bertanya, " Apakah saya benar-benar membutuhkan ini?"
Anda tidak harus keluar dari kehidupan normal untuk menjadi pribadi yang minimal dalam konsumerisme. Hidup butuh uang, tetapi Anda dapat belajar untuk bersenang-senang tanpa menghabiskan banyak uang. Seperti yang lainnya, ini membutuhkan latihan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya