Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemilik Facebook Juga Termasuk Miliarder Yang "mengadu Untung" Di Sektor Teknologi.
Dream – Tiga puluh miliarder yang “ bertengger” di Bloomberg Billionaires Index punya satu kesamaan. Mereka sama-sama menghasilkan keuntungan dari teknologi.
Dilansir dari Business Insider, Jumat 10 Maret 2017, orang-orang tajir itu di antaranya pendiri Microsoft, Bill Gates, mempertahankan status orang paling kaya sedunia. Begitu pula dengan pendiri Amazon, Jeff Bezos, dan founder Facebook, Mark Zuckerberg, turut masuk ke dalam daftar orang tajir melintir sedunia versi Bloomberg Billionaires Index.
Berdasarkan indeks tersebut, ada lima miliarder paling kaya yang mendulang uangnya dari sektor teknologi. Posisi pertama ada Bill Gates. Kekayaan cofounder Microsoft tercatat sebesar US$82,5 miliar atau setara Rp1.104,91 triliun. Pada tahun 2016, jumlah hartanya meningkat US$10,6 miliar atau Rp141,96 triliun.
Selain terkenal sebagai miliarder, Gates juga terkenal sebagai pria yang paling dermawan. Bersama istrinya, Mellinda Gates, dia membangun sebuah yayasan amal bernama “ Bill&Mellinda Gates Foundation”. Yayasan itu telah mendonasikan bantuan sebesar US$40 miliar atau sekitar Rp53,57 triliun ke seluruh dunia untuk menekan kemiskinan.
Posisi ke dua ada Jeff Bezos, CEO Amazon.com. Pria berusia 51 tahun ini mencatat kekayaan sebesar US$73,1 miliar atau sekitar Rp977,68 triliun. E-commerce itu dibuat Bezos pada tahun 1994 dan awalnya menjual buku-buku online. Namun, tiga tahun kemudian, situs ini berkembang menjadi tempat menjual barang apa pun, termasuk furnitur dan makanan.
Selain mendapatkan pendapatan dari Amazon, Bezos juga menanamkan modalnya di perusahaannya sendiri yang bernama Blue Origin dan The Washington Post. Kekayaan dia meningkat US$21,9 miliar atau sekitar Rp293,3 triliun pada tahun 2016.
Sementara, pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, menempati peringkat ke tiga sebagai orang paling kaya sedunia. Hartanya mencapai US$58,5 miliar atau setara Rp709,82 triliun. Lelaki yang hengkang dari Universitas Harvard ini merilis Facebook ketika usianya masih 19 tahun.
Situs jejaring sosialnya ini menarik miliaran pengguna setiap harinya dan kini perusahaannya bernilai US$400 miliar atau sekitar Rp5.357 triliun. Pada usianya yang ke-32 tahun, Zuckerberg menjadi miliarder paling muda di dunia. Kekayaannya meningkat US$11,1 miliar atau Rp148,66 triliun pada 2016. Bersama istrinya, Priscilla Chan, Zuckerberg mendirikan yayasan amal yang bernama Chan Zuckerberg Initiative.
Ke empat, ada Larry Ellison. Lewat Oracle, Ellison mencetak harta senilai US$45,3 miliar atau sekitar Rp609,7 triliun. Oracle sendiri pada mulanya adalah sistem manajemen database untuk CIA. Kini, Oracle menjadi perusahaan yang fokus pada program komputer. Pada tahun lalu, hartanya meroket US$5,2 miliar atau sekitar Rp69,64 triliun. Sama seperti Bill Gates dan Zuckerberg, Ellison mendirikan yayasan amal yang bernama Lawrence Ellison Foundation yang mendukung penelitian untuk penyakit dan penuaan tubuh.
Posisi terakhir, ada Larry Page. Nah, pendiri Google ini memiliki harta senilai US$42,5 miliar atau sekitar Rp569,2 triliun. Bersama sahabatnya, Sergey Brint, jebolan Stanford University ini membuat mesin peramban yang bernama BackRub—kini bernama Google. Kini, Google menjadi perusahaan yang paling besar di dunia. Nilainya mencapai US$581 miliar (Rp778,13 triliun). Pada tahun 2016, kekayaan Page meningkat US$4,3 miliar atau sekitar Rp57,58 triliun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya