Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

6 Negara Muslim yang Rontok karena Ulah ISIS

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 23 Desember 2014 12:30
6 Negara Muslim yang Rontok karena Ulah ISIS
Bank Dunia melaporkan efek dari perang Suriah dan aktivitas ISIS telah membuat enam negara Arab mengalami kerugian hingga US$ 35 miliar. Siapa saja mereka?

Dream - Munculnya gerakan militan Islamic State, sebelumnya bernama ISIS, telah menghancurkan sendi perekonomian negara-negara Timur Tengah. Ditambah munculnya perang Suriah, dua negara Arab yakni Suriah dan Irak dilaporkan mengalami kerugian terbesar.

BACA JUGA : Kisah Ashabul Kahfi Serta Mengetahui Pelajaran Dari Kisahnya

Bank Dunia melaporkan efek dari perang Suriah dan aktivitas ISIS telah membuat enam negara Arab mengalami kerugian hingga US$ 35 miliar.

Laporan terbaru The Policy Research Working Paper pada Desember melaporkan enam negara yang terpapar imbas krisis perang Suriah dan ISIS adalah Suriah, Irak, Turki, Mesir, Yordania, dan Libanon.

Dari enam negara tersebut, Suriah dan Irak dilaporkan mengalami kerugian terbesar.

" Dengan kata lain, skala ekonomi negara-negara ini dihitung dari PDB, bisa turun US$ 35 miliar, lebih besar dibandingkan jika tak terjadi perang," ungkap laporan tersebut seperti dikutip Dream dari laman jpost, Selasa, 23 Desember 2014.

Efek negatif yang diderita Suriah di antaranya anjloknya perekonomian lebih dari sepertiga. Pemicunya adalah aliran pengungsi penduduk Suriah dan dampak perang.

Dampak lain adalah turunnya ekspor minyak hingga 90 persen, kerusakan fisik 20 persen, dan rusaknya iklim tenaga kerja.

Lebih jauh, konflik Suriah telah membuat biaya sewa turun 50 persen dan gaji berkurang 20 persen.

Studi kali ini juga mencoba melihat kondisi negara tetangga Suriah khususnya Libanon dan Yordania. Kedua negara ini ditaksir mengalami kerugian cukup signifikan di sejumlah area bisnis, komunikasi, keuangan, asuransi, real estate, dan transportasi.

Akibat tak langsung langsung adalah hilangnya peluang perdagangan dan integrasi yang sebelumnya telah cukup berkembang.

Di Irak, ISIS telah membuat produktivitas dan pendapatan per kapitas turun 5 persen.

Sementara Mesir diakui tak mengalami dampak kerugian langsung dari perang di Irak dan Suriah. Namun pendapatan per kapitas penduduk telah berkurang 9 persen akibat hilangnya aktivitas perdagangan.

Hal yang sama terjadi pada Turki yang kehilangan peluang perdagangan khususnya di jasa bisnis dan konstruksi. Hilangnya peluang perdagangan Turki ditaksir mencapai US$ 1,6 miliar.

Beri Komentar