Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pabrik Perakitan Proton (todayonline.com)
Dream - Produsen otomotif asal Malaysia, Proton Holding Bhd, diam-diam melirik tawaran Presiden Joko Widodo mewujudkan proyek mobil ASEAN.
CEO Proton, Datuk Abdul Harith Abdullah beralasan ASEAN berpeluang menjadi pasar terbesar dunia setelah China. Untuk itu, negara-negara serumpun Melayu ini sudah saatnya menjaga pasarnya dengan memproduksi barang lokal.
" Kami sangat senang dengan ajakan memperluas pasar ke negara ASEAN lain lewat kolaborasi, ini upaya untuk mengembangkan merek kami," kata Abdul Harith saat dimintai komentarnya terkait proyek mobil ASEAN yang pernah didiskusikan pemimpin Malaysia dan Indonesia.
Mengutip laman thestar.com.my, Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak yakin mimpi mobil ASEAN ini bisa menjadi kenyataan setelah terpilihnya presiden Indonesia terpilih, Joko Widodo.
Menurut Najib, Jokowi mengatakan ketertarikannya dengan ide yang diusung Malaysia
Abdul Harith mengklaim Proton saat ini sebetulnya sudah menjadi mobil ASEAN. Klaimnya itu didasarkan pada dukungan pabrik perakitan lokal yang tak dimiliki perusahaan otomotif lain di ASEAN.
" Proton senantiasa siap mengawal negara manapun yang ingin berkembang bersama kami, dengan restu dari pemerintah Malaysia tentunya," katanya.
Tahun depan, Proton bakal menandai tiga dekade kehadirannya sebagai mobil pertama Malaysia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya