Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Percetakan Uang Oleh Perum Peruri
Dream - Jelang pergantian tahun 2014, penduduk Indonesia diperkirakan bakal membutuhkan uang tunai Rp 82,6 triliun hingga Rp 88,1 triliun.
Alokasi uang tunai tersebut merupakan bagian dari kebutuhan uang jelang akhir tahun yang mencapai Rp 542,8 triliun-566,4 triliun.
" Naik sekitar 11,3-18,7 persen dibandingkan periode sama setahun yang lalu," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Peter Jacobs sepert dikutip Dream dari laman Merdeka.com, Senin, 22 Desember 2014.
Peter menduga kenaikan kebutuhan uang tunai selama libur akhir tahun 2014 dipicu peningkatan transaksi penduduk Indonesia. Kenaikan harga juga mendorong naiknya keperluan uang tunai.
Bank sentral menjamin kebutuhan uang kartal selama musim libur ini akan terpenuhi baik jumlah maupun pecahannya.
BI juga sudah mengantisipasi peningkatan ini dengan menjaga stok di atas kebutuhan normal masyarakat.
Menurut Peter, BI berharap kalangan perbankan tetap melayani penukaran uang pecahan kecil dari masyarakat. Untuk memudahkan, bank sentral juga akan menyediakan layanan mobil keliling untuk menjangkau pasar tradisional dan tempat-tempat keramaian lainnya.
Pada tahun ini, penyebaran uang terbsesar masih terfokus di kantor pusat Jakarta dengan porsi mencapai 27,4 persen. Diikuti Indonesia Timur 12,9 persen dan Kalimantan 10 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya