Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi
Dream - Sebuah studi yang meneliti kebiasaan warga Teluk dalam menghabiskan uang untuk liburan ke luar negeri menyatakan, warga Bahrain sebagai warga yang doyan wisata ke luar negeri. Disusul oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Oman dan terakhir Qatar.
Studi yang dilakukan Frost & Sullivan dan Insights for International Company menyebutkan, warga Bahrain rela merogoh kocek hingga 45 ribu riyal atau sekitar Rp 147 juta untuk berlibur ke luar negeri. Disusul oleh warga Saudi (Rp 141 juta), warga Emirat (Rp 128 juta), warga Kuwait (Rp 114 juta), warga Oman (Rp 111 juta) dan warga Qatar (Rp 82 juta).
Sebanyak 61 persen turis Saudi mengaku lebih suka bepergian dengan keluarga. Sementara 37 persen mengaku suka berwisata sendirian dan sisanya lebih suka pergi berkelompok. Rata-rata, penduduk Saudi mengeluarkan biaya 21 ribu riyal untuk wisata domestik.
Dalam studi itu disebutkan bahwa sektor wisata Arab Saudi memang masih tergantung dari semakin meningkatnya wisatawan musiman, khususnya musim haji dan umrah. Disusul oleh wisatawan yang berkunjung ke Arab Saudi untuk urusan bisnis atau keluarga.
Ke depan, pertumbuhan ekonomi Saudi yang kuat akan meningkatkan sektor perjalanan dan pariwisata di negara tersebut dalam 15 tahun ke depan. Peningkatan ini akan dicapai melalui proyek kota masa depan yang tengah dirancang pemerintah. Kota-kota masa depan tersebut meliputi enam kota baru yang saat ini sedang dikembangkan di Saudi.
Studi menunjukkan warga Saudi mengandalkan teknologi ketika merencanakan perjalanan wisatanya. Lebih dari 42 persen warga Saudi menggunakan Ponsel pintar untuk merencanakan liburan di luar negeri. Sementara 23 persen wisatawan menggunakan ponsel pintar untuk menyelesaikan prosedur wisata dan 64 persen menggunakan situs pemesanan tiket langsung. Terakhir 36 persen menggunakan agen perjalanan.
Jumlah penduduk Arab Saudi terbesar di antara negara-negara Teluk. Dan diperkirakan enam puluh persen penduduk Teluk adalah warga Saudi pada 2030. Lebih dari tiga puluh persen penduduk Saudi berusia 15 tahun dan dalam beberapa tahun ke depan, kelompok umur ini akan mempengaruhi tren sektor wisata di negara tersebut. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya