Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
ISIS Hancurkan Makam Nabi Yunus (www.newslocker.com)
Dream - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau yang berubah nama menjadi Negara Islam (IS) kini menjadi kelompok teroris paling kaya di dunia. Mereka memperoleh pendapatan puluhan juta dolar sebulan dari penjualan minyak di pasar gelap. Selain itu mereka juga mendapat dana dari uang tebusan dan pemerasan.
ISIS mendapat untung US$ 1 juta setiap hari dari menjual minyak mentah yang diambil dari ladang-ladang minyak di Suriah dan Irak. Menurut Wakil Menteri Keuangan AS bidang Terorisme dan Keuangan, David Cohen, pendapatan itu berasal dari wilayah-wilayah yang dikuasai awal tahun ini.
Karena kelompok teroris ini telah mendapat kekayaan dengan cepat dari berbagai sumber, maka AS dan sekutunya tertantang untuk memotong aliran dana organisasi teror tersebut.
" Kami tidak memiliki peluru perak, tidak ada senjata rahasia untuk mengosongkan kas ISIS dalam semalam. Ini akan menjadi pertarungan berkelanjutan, dan kami berada dalam tahap awal," kata Cohen seperti dikutip dari Arab News, Minggu, 26 Oktober 2014..
" ISIS sekarang dianggap sebagai organisasi teror paling kaya dan memiliki sistem keuangan paling canggih," kata Marwan Muasher, wakil presiden di Carnegie Endowment for International Peace.
" Di antara kelompok teror yang dibiayai pemerintah, ISIS mungkin kelompok dengan pendanaan terbaik yang pernah kami hadapi," kata Cohen.
" Kelompok itu menggunakan taktik keuangan yang memungkinkannya menghasilkan pendapatan puluhan juta dolar setiap bulan."
Dari kilang-kilang minyak yang dikuasai, ISIS bisa memproduksi 50.000 barel setiap hari. Mereka menjualnya di pasar gelap, seperti Turki, dengan harga yang murah.
Turki menjadi tempat yang subur bagi perdagangan gelap karena sejarahnya yang panjang sebagai pasar perantara antara pedagang di sekitar atau di luar wilayah negara itu.
Bahkan Presiden Suriah Bashar Assad yang memerangi ISIS dan merupakan oposisi AS, terpaksa membeli minyak dari ISIS karena ladang dan kilang minyaknya sudah dikuasai organisasi itu. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya