Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Shutterstock
Dream - Sahabat Dream mungkin sudah akrab dengan istilah Gen Z. Merujuk pada data sensus penduduk, saat ini generasi Z yang berusia antara usia 10 hingga 25 tahun menjadi populasi terbanyak di Indonesia.
Generasi ini dikenal memiliki karakteristik unik dan potensi luar biasa. Salah satunya adalah semangat dalam menggeluti passion dan berambisi menggapai resolusinya. Meski terkadang keduanya tidak disandingkan dengan kesiapan mental ketika menghadapi kenyataan tak sesuai impian.
Generasi Z juga sering disandingkan kepada mereka yang lahir dan tumbuh bersama teknologi internet. Tumbuh bersama teknologi membuat Gen Z lebih mudah menuangkan kreativitasnya di media sosial. Di usia yang muda, mereka memiliki kesempatan untuk berkarya dan bersuara melalui kontennya.
Meskipun memiliki passion dan resolusi besar, hasil survei yang dilakukan Lazada justru menemukan kenyataan mengejutkan. Sebanyak 80 persen responden sampai saat ini baru bisa bermimpi karena resolusi yang mereka canangkan di awal tahun ini tak kunjung tercapai.

“ Kendala utama berdasarkan survei berasal dari diri sendiri, seperti malas dan demotivasi karena banyaknya rutinitas dan tugas sehari-hari,” jelas Stevie Thomas, Founder ST22 Youth Empowerment pada konferensi virtual Lazada Mid Year Sale 7.7 “ Bikin Pol Tengah Tahun, Senin 4 Juli 2022.
Generasi Z yang dikenal memiliki semangat yang tinggi serta kegigihan dalam mengeksplorasi passion juga menghadapi kendala dalam diri mereka sendiri. Survei ini menemukan banyak anak kekinian yang kurang fokus karena terlalu banyak yang difokuskan.

“ Karena banyak, jadi kurang fokus. Mereka membutuhkan dukungan agar bisa fokus lagi. Jadi bisa keep on the right track untuk mengembangkan passion sekaligus mencapai resolusi di tahun 2022,” tambah Stevie.
Biasanya di pertengahan tahun, semangat banyak generasi Z mengejar resolusi mulai mengendur. Momentum tengah tahun menjadi momen yang menarik untuk mengajak generasi muda melihat progres yang sudah mereka capai sejauh ini.

“ Di pertengahan tahun ini, kami ingin mengajak mereka untuk kembali melihat pencapaian di tahun ini, apakah sudah sesuai dengan resolusi mereka di awal tahun, lewat festival belanja Lazada Mid Year Sale 7.7 “ Bikin Pol Tengah Tahun,” kata Irene Inonu, VP Marketing for Branding, Lazada Indonesia.
Lazada berharap mid-year sale ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan generasi dalam meningkatkan keahlian serta memfokuskan ambisi dalam menggapai resolusi yang telah mereka tetapkan di awal tahun.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

