Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Indeks Syariah Dan IHSG Kompak Melemah Pada Jumat, 14 Juni 2019. (Foto: Shutterstock)
Dream - Indeks syariah kompak bergerak melemah pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 14 Juni 2019. Laju indeks saham di pasar modal Indonesia diperkirakan untuk menyesuaikan dengan kenaikan tinggi pasca sentimen perbaikan peringkat utang luar negeri Indonesia versi S&P.
Laju indeks saham sepertinya belum merespon sentimen dari sidang gugatan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang hari ini digelar Mahkamah Konstitusi (MK).
Analis PT Panin Sekuritas, William Hartanto menuturkan, investor kemungkinan baru akan bereaksi saat MK memberikan keputusan sidang.
" Masih lebih kuat (sentimen) peringkat utang," kata William dikutip dari Liputan6.com
Mengutip data perdagangan BEI, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terkoreksi 0,584 poin (0,32%) ke level 182,765. ISSI bergerak fluktuatif setelah sempat dibuka mengaut di level 183,585.
Jelang libur akhir pekan ini ISSI menyentuh level tertinggi di 184,044 dan terendah di 182,235.
Koreksi juga dialami indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang turun 2,045 poin (0,3%) ke level 670,107. Sementara indeks JII70, melorot 0,851 poin (0,38%) ke level 222,391.
Sentimen konsolidasi pelaku pasar juga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun 22,817 poin (0,36%) ke level 6.250,265.
Aksi jual saham marak terjadi terutama di sektor properti. Indeks sektor properti anjlok 1,48 persen, diikuti oleh industri aneka 0,93 persen, industri dasar 0,89 persen, dan manufaktur 0,63 persen.
Penguatan sektor pertanian sebesar 0,21 persen dan perdagangan 0,06 persen tak cukup kuat mengerek perdagangan.
Emiten syariah pencetak top gainer kali in adalah LUCK yang harga sahamnya menguat Rp300, SILO Rp200, BTPS Rp170, UNTR Rp150, dan AALI Rp125.
Sebaliknya, harga saham MKPI terjun Rp3.000, ITMG Rp200, MPMX Rp200, AMFG Rp150, dan AKRA Rp130.
Pada pukul 16.13, rupiah terkapar terhadapd dolar AS. Nilai tukar dolar meroket 121 poin (0,84%) ke level Rp14.360.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan