Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Krisis keuangan global membawa berkah negara-negara muslim. Praktik ekonomi pasar yang serba spekulatif membuat ekonomi syariah mendapat tempat di tengah pencarian sistem ekonomi yang lebih baik. Ambisi mengaplikasikan ekonomi syariah dalam perekonomian global makin tak terbendung.
Namun ada satu kendala yang musti diselesaikan. Banyak buku rujukan keuangan dan perbankan Islam yang masih dalam Bahasa Inggris. Mohammad Azmi Omar, Dirjen Islamic Research & Training Institute (IRTI) yang berbasis di Jedah, Arab Saudi mengaku sedang menyiapkan langkah awal.
Seperti dikutip Arab News, Azmi akan membuat project menerjemahkan buku-buku tersebut ke dalam Bahasa Arab. “ Ini akan membumikan ekonomi syariah,” katanya. IRTI bersama akademi ilmu pengetahuan dan teknologi dari Alexandria melihat dengan penerjemahan tersebut, pemikiran dan dasar teori ekonomi syariah akan semakin dekat dengan aplikasinya, khususnya di negara Arab.
Menurut Azmi, krisis ekonomi dunia harus diakui telah membangun popularitas perbankan syariah di kancah internasional. Bahkan perkembangan sistem syariah tumbuh meluas. Sebab bank syariah hanya membiayai proyek produktif yang bisa membangun ekonomi. “ Bukan yang bersinggungan dengan bisnis spekulatif dan tidak etis," dia memberi alasan.
Diakui Azmi, sampai kini masih banyak negara yang ragu menerapkan sistem ekonomi syariah. Hal ini terjadi karena minimnya pengetahuan mengenai sistem, keuntungan, dan bagaimana fungsi ekonomi syariah bekerja.
Lihat saja data terbaru World Islamic Banking Competitivenes Report 2013 yang dikeluarkan Ernst & Young. Disana terungkap aset bank syariah di dunia melonjak dari US$ 1,3 triliun menjadi US$ 1,8 triliun sejak 2011. Industri perbankan syariah dunia juga terus mencetak rekor pertumbuhan. Sebanyak 20 bank syariah top dunia mencetak pertumbuhan 16 persen disaat bank-bank konvensional hanya merasakan 13,8 persen, dalam tiga tahun terakhir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya