Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Protes Upah Lebih Kecil dari Staf Pria, Karyawati Ini Malah...

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 11 Oktober 2013 14:01
Protes Upah Lebih Kecil dari Staf Pria, Karyawati Ini Malah...
Remaja ini protes karena upahnya...

Dream - Ada beberapa negara memberlakukan perbedaan upah berdasarkan gender. Karyawati biasanya mendapatkan upah yang lebih kecil daripada karyawan pria. 

Perbedaan ini tak jarang membuat wanita meminta ada kesetaraan upah, termasuk seorang gadis remaja asal Kansas, Jensen Walcott.

Dilansir dari Business Insider, gadis berusia 17 tahun ini bekerja di restoran piza, Pizza Studio. Namun, bayaran yang diterimanya berbeda dengan bayaran rekan kerja yang notabene adalah seorang lelaki.

Walcott dibayar US$8 per jam, sedangkan temannya, Jake Reed, dibayar sebesar US$8,25 per jam. Padahal, usia Walcott dan Reed sama. Begitu pula dengan posisi dan pengalaman kerjanya.

Gadis ini pun menemukan manajernya bersalah dan memintanya untuk menyamakan bayaran. Yang terjadi malah manajer memecat Walcott dan Reed. Alasannya, mendiskusikan bayaran adalah hal yang bertentangan dengan aturan perusahan.

Cerita Walcott pun menyebar dengan cepat dan menjadi berita nasional. Tindakan Walcott untuk meminta kesetaraan upah ini mendapatkan apresiasi dari mantan Ibu Negara Hillary Clinton.

" Kerja yang bagus, Jensen. Setiap wanita berhak mendapat persamaan upah. Tetaplah bekerja keras dan berkarya," tulis Hillary dalam akun Twitter-nya, @hillaryclinton.

Sikap Walcott ini pun mendapatkan apresiasi positif. Bahkan mereka mendapatkan banyak permintaan pekerjaan dari berbagai perusahaan yang berbeda.

" Kini, banyak orang yang mengerti kalau bisa mendiskusikan jumlah bayaran. Jika ada yang bilang bahwa itu tak bisa dilakukan, orang itu salah," kata Walcott.

Pihak Pizza Studio pun merespons masalah Walcott. Mereka kecewa dengan sikap manajer yang bersangkutan karena tak sesuai dengan aturan kantor.

Tak hanya itu, Pizza Studio juga menyebut tak akan memberikan toleransi untuk siapa yang saja yang berbuat diskriminatif di tokonya,

" Kami sangat tidak memberikan toleransi bagi segala jenis diskriminasi di toko kami, termasuk diskriminasi gender," berikut isi kutipan respons CEO Pizza Studio dalam keterangan tertulisnya. (Ism) 

Beri Komentar