Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Alquran diturunkan ke bumi saat bulan Ramadan, tepatnya pada hari ke-17. Momen tersebut dikenang oleh umat Islam dengan peristiwa Nuzulul Quran.
Saat wahyu pertama turun, Rasulullah Muhammad SAW sedang menyepi di gua Hira. Rasulullah ingin menenangkan diri dan menjauhi keramaian.
Saat menyepi, tiba-tiba muncul bayangan lalu mendekap Rasulullah. " Iqro' (bacalah)," begitu kalimat yang didengar Rasulullah.
" Maa na bi qorik (aku tak bisa membaca)," kata Rasulullah sembari gemetar.
" Iqro' bismi rabbikal ladzi kholaq (bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan)," begitulah kalimat Malaikat Jibril setelah menyuruh Rasulullah membaca sebanyak tiga kali.
Demikianlah proses singkat mengenai turunnya wahyu pertama, kemudian diturunkan dengan berangsur-angsur selama 23 tahun.
Lantas, apa yang dilakukan Rasulullah di malam Nuzulul Quran berikutnya?
Dikutip dari Islami.co, mengenai hal ini, terdapat keterangan dalam hadis riwayat Bukhari, dari Abu Hurairah RA.
" Dari Abu Hurairah ia berkata, 'Dahulu [Makaikat Jibril] menyetorkan bacaan Al-Quran kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam setiap tahun sekali, lalu pada tahun wafatnya beliau, Malaikat Jibril menyetorkan bacaannya dua kali. Dan dahulu, setiap tahun beliau beritikaf selama sepuluh hari, pada tahun kemangkatannya, beliau beritikaf sebanyak dua puluh hari'."
Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari memberikan penjelasan malam di bulan Ramadan lebih utama daripada siang hari. Sebab, pada siang hari manusia sibuk dengan urusan dunia meski dalam Ramadan.
Pada kesempatan yang sangat khidmat itulah, Malaikat Jibril mengajarkan segala hal kepada Rasulullah. Tentu berkaitan dengan Alquran.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya