Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alhamdulillah, Dapat Bonus Tahunan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Bonus tahunan merupakan salah satu insentif yang diberikan oleh perusahaan. Biasanya bonus tahunan ini diberikan sesuai dengan prestasi atau capaian yang diraih dari perusahaan.
Ada perusahaan yang memberikan bonus tahunan sebesar gaji pokok secara penuh. Ada juga yang memberikannya sekian persen dari gaji pokok.
Di Indonesia, selain bonus tahunan, perusahaan juga diberikan kewajiban membayar uang Tunjangan Hari Raya (THR). Besarannya minimal setara gaji pokok.
Nah, kalau sudah mendapatkan bonus tahunan, nasihat pertama kita pada diri sendiri biasanya mengatakan jangan boros.
Dilansir dari Business Insider, Senin 4 Mei 2018, ada tiga hal yang seharusnya kamu lakukan. Yang pertama, segera membangun anggaran dana darurat. Semua orang memerlukan dana darurat. Ada banyak kebutuhan dadakan yang tidak bisa kamu prediksi, seperti perbaikan rumah dan mobil, biaya kebutuhan anak, dan biaya kesehatan.
Pakar keuangan menyarankan kamu untuk membangun dana darurat untuk kebutuhan 3-6 bulan. Kalau mendapatkan bonus, lebih baik transfer dana itu ke rekening dana darurat.
Kedua, menambah dana pensiun. Setelah dana darurat beres, langkah selanjutnya adalah meningkatkan dana pensiun. Setidaknya, uang ini bisa menambah dana masa tua kamu sehingga finansial ketika usia senja semakin terjamin.
Ketiga, pertahankan besar pengeluaran. Sebenarnya, gaya hidup merupakan musuh ketika kita membangun kekayaan. Ada godaan untuk mengeluarkan lebih banyak uang ketika mendapatkan bonus tahunan. Tapi, kebiasaan buruk itu harus dihindari. Penulis buku Rich Habits: The Daily Succes Habits of Wealthy Individual, Tom C. Corley, menyarankan agar kamu melupakan gaya hidup dan tetap mengeluarkan uang yang sama sebelum mendapatkan bonus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya