Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pertamina Berencana Menjual Sejumlah Aset Perusahaan (Foto: Facebook Pertamina)
Dream – Akhir-akhir ini, PT Pertamina (Persero) menjadi perbincangan publik. Hal ini bermula dari beredarnya surat Menteri BUMN, Rini Soemarno, yang mengizinkan Pertamina untuk menjual atau melepas sejumlah aset.
Produsen minyak raksasa Indonesia itu ingin menyehatkan keuangan perusahaan dari hasil penjualan aset-aset tersebut.
Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 20 Juli 2018, surat izin ini ditandatangani oleh Rini kepada direksi Pertamina pada 18 Juli 2018. Dalam surat bernomor 253/C00000/2018-S4 pada 6 Juni 2018, Rini menyetujui secara prinsip rencana direksi untuk mengambil tindakan-tindakan untuk mempertahankan dan menyelamatkan kesehatan perseroan.
Dalam surat itu, Rini mengizikan untuk melepas aset hulu Pertamina. Namun dia menekankan jika perusahaan pelat merah ini harus tetap menjaga kendali atas aset-aset strategis dan mencari mitra kredibel dan diupayakan untuk memperoleh nilai strategis.
Menanggapi surat ini, Pertamina menegaskan rencana pelepasan aset ini merupakan bagian dari rencana bisnis. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja portofolio bisnis perusahaan ke depan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito, mengatakan surat yang diusulkan Pertamina masih berupa izin prinsip.
“ Itu prosesnya masih panjang. Kalau memang perlu dilakukan, harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham, yakni pemerintah,” kata Adiatma di Jakarta.
Dia mengatakan rencana pelepasan aset yang 100 persen merupakan milik Pertamina, telah diatur dalam Anggaran Dasar Perusahaan. Berdasarkan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga, untuk melepas aset, perlu dilakukan kajian yang komprehensif serta diputuskan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Adiatma mengatakan pelepasan aset ini bertujuan untuk menyehatkan portofolio investasi, sehingga Pertamina tak punya kecondongan risiko pada satu aset tertentu.
“ Seperti pepatah, don’t put your eggs in one basket. Intinya, di mana kita meminimalkan risiko berdasarkan kajian bisnis dan legal yang telah dilakukan dengan cermat,” kata dia.
Langkah tersebut bisa memberikan peluang untuk Pertamina untuk mengundang mitra strategis yang punya keunggulan di teknologi dan bisnis di bidang energi. Untuk pelaksanaannya, Pertamina akan mempertahankan kendali dalam bisnis.
“ Dengan menggandeng mitra bisnis yang tepat, kita bisa mendapatkan nilai tambah, baik dari segi teknologi, perluasan pasar, dan networking bisnis dengan mempertahankan kendali bisnis. Ini sesuatu yang lumrah dalam bisnis korporasi,” kata dia.
Berikut daftar aset yang telah mendapat persetujuan prinsip menteri BUMN:
1. Share-down aset-aset hulu selektif (termasuk namun tidak terbatas pada participating interest, saham kepemilikan, dan bentuk lain) dengan tetap menjaga pengendalian Pertamina untuk aset-aset strategis dan mencari mintra kredibel dan diupayakan memperoleh nilai strategis lain, seperti akses ke aset hulu di negara lain.
2. Spin-off Unit Bisnis RU IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V Balikpapan ke anak perusahaan dan potensi farm-in mintra di anak perusahaan tersebut yang sejalan dengan rencana Refinery Development Master Plan (RDMP).
(Sumber: Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya