Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Pabrik Pulp And Paper. (Sumber: Citizendaily.net)
Dream - Anak usaha Sinar Mas Group, Asia Pulp and Paper (APP) akan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menginisiasi standar halal produk tisu nasional. APP menilai sertifikasi halal sangat diperlukan karena tisu yang didistribusikan di Indonesia bersifat multiguna.
Kepala Divisi Tisu APP untuk regional Korea dan Asia Tenggara, Widianto Juwono, mengatakan sampai saat ini belum ada kewajiban dari Kementerian Kesehatan tentang standar halal untuk tisu. Tapi, Widianto menilai tisu juga berkaitan dengan kegiatan konsumsi makanan, misalnya ada tisu makan dan tisu yang digunakan untuk menyerap minyak goreng.
" Mengingat standar halal bagi makanan perlu diadakan, kami sedang berbicara dengan MUI untuk menginisiasi standar halal bagi industri tisu secara keseluruhan di Indonesia," kata dia dilansir dari Merdeka.com, Jumat 1 Juli 2016.
Widianto mengatakan standardisasi halal bagi tisu untuk konsumsi sebetulnya bisa dilakukan dengan sertifikasi food grade. Untuk membuat tisu yang bersih, diperlukan bahan baku yang baik dan proses yang ketat. Mereka sendiri siap jadi inisiator produk tisu halal mengingat enam produk tisunya telah mendapatkan sertifikasi halal. Salah satunya adalah tisu Paseo.
" Salah satu produk tisu yang bersih dan halal adalah Paseo karena dibuat dari 100 persen virgin pulp tanpa menggunakan Optical Brightening Agent (OBA) apapun, Paseo mempunyai reputasi yang baik di pasar dunia," kata dia.
Sementara itu, Direktur Divisi Tisu APP, Hoany Muljadi, mengatakan tak semua negara tujuan ekspor tisu mensyaratkan serifikasi halal. Hoany menyebut 85 persen produksi tisunya dipasarkan ke 20 negara tujuan. Dari 20 negara itu, yang mensyaratkan ada label halal adalah Timur Tengah dan Malaysia. Pasar dua wilayah itu tak mencapai 10 persen dari total ekspor.
" Masalah tisu halal ini lebih ke arah pemasaran dalam negeri, namun untuk pemasaran di luar negeri tidak begitu dibutuhkan. Jika sewaktu-waktu Australia butuh impor tisu dengan label halal, ya, kami harus menyesuaikan," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya