Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Relatif minimnya sentimen pemberat laju indeks membuat pelaku pasar yakin kembali melantai di bursa saham. Relatif terjaganya indeks saham Wall Street setelah kepastian The Fed tak menggentarkan langkah investor berburu saham-saham pilihan.
Pelaku pasar sedikit waspada terhadap kemungkinan munculnya aksi ambil untung (profit taking) setelah tren naik dua pekan terakhir.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 21 Mei 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,465 poin ke level 170,700.
Laju positif ISSI masih terus terjaga hingga 25 menit waktu perdagangan. ISSI tercatat masih menguat 0,319 poin (0,19%) ke level 170,554.
Pelaku pasar telah memburu 68 saham syariah yang bergerak menguat sementara 47 lainnya dilepas investor.
Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini mencapai Rp 574 juta dengan 4,9 miliar saham yang berpindahtangan.
Pembukaan positif juga sukses dicetak saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka perdagangan dengan menguat 2,522 poin ke level 717,320.
Hingga 30 menit perdagangan, JII sempat menyentuh level tertinggi 718,212. Sebanyak 13 emiten bluechips syariah masih bertahan di zona hijau sedangkan 14 lainya kembali tertekan aksi jual.
Relatif amannya pasar modal Indonesia dari sentimen negatif juga mengangkat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level baru. Pada perdagangan preopening, IHSG naik 17,237 poin (0,33%) ke level 5.309,986.
Memasuki sesi pembukaan, masih menanjak 15,651 poin (0,30%) ke level 5.308,400.
Pagi ini lantai bursa relatif masih sepi transaksi dengan hanya mencetak nilai Rp 841 juta dari 7,52 miliar saham yang berpindahtangan.
Dari pasar keuangan, laju rupiah sedikit membawa kabar baik. Sempat melemah ke level 13.195 per dolar AS, rupiah kini menguat 24 poin (0,18%) ke level 13.136 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya