Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Presiden Bank Dunia, Yim Jong Kim Kala Bertemu Presiden Joko Widodo (setkab.go.id)
Dream - Presiden Bank Dunia, Jim Yong Kim, menemui Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan tersebut, Kim menawarkan dukungan pendanaan atau utang bernilai US$ 11 miliar atau Rp 144 triliun.
Pinjaman untuk jangka waktu 3-4 tahun tersebut akan diberikan melalui International Bank for Reconstruction dan Development (IBRD) senilai US$ 8 miliar dan Multilateral Investment Guarantee Agency (MIGA) US$ 3 miliar.
“ Kelompok Bank Dunia berkomitmen untuk membangun kemitraan erat dengan Indonesia, kemitraan yang telah berlangsung selama enak dekade,” kata Kim dalam siaran pers Bank Dunia seperti dikutip dari laman Setkab, Rabu, 20 Mei 2015.
Kim menjelaskan, pendanaan itu merupakan komitmen Bank Dunia yang akan diwujudkan melalui perwakilannya di Jakarta. Enam bidang yang diharapkan bisa menerima pendanaan itu adalah energi, kesehatan, pendidikan, ekonomi, maritim, sampai ke pelayanan masyarakat di daerah.
Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengakui Bank Dunia ke depan akan tetap menjadi mitra pemerintah Indonesia.
Sofyan menegaskan, Presiden Jokowi sudah memberikan arahan bahwa pemerintah ke depan akan fokus pada tiga bidang, yaitu kesehatan, perbaikan iklim usaha, dan pengembangan pariwisata yang sejalan dengan keinginan Bank Dunia untuk mendatangkan wisatawan yang lebih besar ke Indonesia.
Pada bagian lain, Kim juga memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rata-rata mencapai 6 persen dalam 10 tahun terakhir. Indonesia juga berhasil memangkas separuh jumlah penduduk miskin dalam 15 tahun terakhir ke angka 11,3 persen saat ini.
“ Membantu 25 juta orang keluar dari kemiskinan dalam kurun waktu kurang dari satu generasi adalah sebuah pencapaian besar,” puji Kim.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang