Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Meski sempat diwarnai sentimen negatif Wall Street, bursa saham syariah menutup awal perdagangan di zona hijau.
Munculnya aksi beli pelaku pasar membuat perdagangan perdana usai libur lebaran berakhir positif.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 22 Juli 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,714 poin (0,45%) ke level 157,48.
Indeks ISSI melaju di dua zona. ISSI sempar terpeleset ke zona merah dan menyentuh level terendah di 156,17. Namun ISSI juga sempat menguat ke posisi tertinggi di 157,558.
Aksi beli pelaku pasar mendorong 91 emiten syariah melaju ke zona positif. Sisanya, 79 emiten ISSI ditutup melemah dan 50 lainnya bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah usai libur lebaran kali ini mencapai Rp 2,63 triliun dengan 24,74 miliar saham syariah berpindahtangan.
Penutupan di zona positif juga ditorehkan saham-saham bluechips syariah. Dengan separuh emiten yang bergerak menguat, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup naik 4,739 poin (0,72%) ke level 658,391.
JII juga sempat terpeleset masuk teritori merah dan turun ke level terendah 650,649. Namun, JII berhasil melawan aksi jual dan sukses menyentuh level tertinggi di 658,391.
Meski separuh penghuni JII ditutup menguat, sebayak 13 emiten unggulan syariah justru tertekan aksi jual. Sisanya, 2 emiten bertahan stagnan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga merasakan dampak positif dari aksi beli investor. Ditutup menguat 36,84 poin (0,76%), IHSG bertengger di level 4.906,68.
Pasar modal Indonesia kali ini menghimpun dana investor hingga Rp 4,9 triliun dengan 35,95 miliar saham yang berpindahtangan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya