Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melanjutkan laju positifnya. Namun, kenaikan ini masih labil mengingat pasar yang masih dipenuhi sentimen negatif.
Pada pra pembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Rabu, 21 Januari 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,319 poin ke level 167,47.
Hingga satu jam perdagangan bursa, ISSI masih cukup kuat bertahan di zona hijau. ISSI tercatat sudah menguat 0,435 poin (0,29%) ke level 167,580.
Saat ini tercatat sudah 84 emiten syariah yang melaju di zona hijau. Sisanya, 55 emiten syariah bergerak melemah dan 49 lainnya stagnan.
Di pagi ini, sudah 8,28 miliar saham syariah yang diperdagangkan pelaku pasar. Alhasil, bursa Indonesia dibanjiri dana sekitar Rp 1,08 triliun.
Meski melaju positif, ISSI sebenarnya relatif bergerak datar. ISSI mencetak posisi terendah di 167,223 dan tertinggi 167,742.
Hal yang berbeda dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Meski dibuka menguat 1,791 poin ke level 690,408, JII justru sempat tergelincir ke zona merah.
Adanya aksi beli pelaku pasar akhirnya bisa kembali membawa JII masuk teritori positif. Hingga satu jam perdagangan, JII tercatat sudah menguat 2,642 poin (0,38%) ke level 691,259
Gerak harga saham keping biru yang menguat mendominasi daftar JII sebanyak 14 emiten. Sementara 8 lainnya melemah dan sisanya melaju stagnan.
Saham INTP yang sebelumnya tertekan, kini menjadi motor penggerak indeks JII. Top gainer lainnya adalah UNVR, ASII, MPPA, dan ICBP.
Secara umum, bursa saham Indonesia pagi ini didominasi penguatan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik 10,261 poin (0,20%) ke level 5.176,351 di sesi pra pembukaan.
Laju IHSG bertambah 14,503 poin (0,27%) ke level 5.180,03 di sesi pembukaan.
Investor asing yang lebih dari sepekan melepas portofolionya kini mulai berburu saham lagi. Asing saat ini mencatatkan nett buy Rp 42,64 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya