Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Bursa saham Indonesia masih melanjutkan penguatannya jelang pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015. Investor mendapat suntikan amunisi dari kembali pemodal asing ke lantai bursa.
Awal positif juga dibukukukan dua indeks acuan saham syariah pagi ini. Emiten bluechips syariah bahkan dibanjiri aksi beli pemodal.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 5 Mei 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,292 poin ke level 164,145.
Hingga 15 menit pertama, ISSI terus bergerak di zona hijau. ISSI tercatat menguat 1,533 poin (0,94%) ke level 165,386.
Penguatan ISSI disokong naiknya harga saham dari 87 emiten syariah dan 35 lainnya bertahan stagnan. Sementara 29 emiten syariah masih diserang aksi jual investor.
Dana yang terhimpun pagi ini sudah mencapai Rp 410 miliar dari 3,78 miliar saham syariah yang diperdagangkan.
Ramainya aksi beli juga begitu terasa di jajaran saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) membuka perdagangan dengan menguat 2,255 poin ke level 681,416.
Investor terlihat aktif berburu saham-saham bluechips syariah yang memang tertekan dalam beberapa hari ini. Terlihat hampir seluruh penghuni JII bergerak ke zona hijau. Hanya 1 emiten yang masih tertekan.
Hingga 15 menit waktu perdagangan, JII masih terus bergerak menguat. JII tercatat menanjak 8,232 poin (1,21%) ke level 687,393.
Secara keseluruhan, bursa saham Indonesia memang tengah dilanda aksi beli investor.
Pada perdagangan preopening, Indeks Hargsa Saham Gabungan (IHSG) menguat 12,623 poin (0,25%) ke level 5.153,760.
Memulai sesi pembukaan, IHSG kembali melaju 21,435 poin (0,42%) ke level 5.162,572.
Lantai bursa tercatat sudah mentransaksikan Rp 924,72 miliar dengan 7,97 miliar saham beralihtangan. Kabar positif hadir dari aksi beli investor asing. Pagi ini asing mulai membukukan nett buy Rp 14 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya