Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Awal Positif Indeks Syariah di Tahun 2015

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 2 Januari 2015 09:41
Awal Positif Indeks Syariah di Tahun 2015
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 6,8 poin (0,13%) ke level 5.233,79.

Dream - Bursa saham Indonesia bergerak positif di awal perdagangan 2015. Sejumlah sentimen domestik, khususnya kebijakan baru Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, memicu aksi beli pelaku pasar.

Derasnya sentimen positif dari dalam negeri harus bersaing dengan kondisi bursa saham regional yang bergerak variatif.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 2 Januari 2015, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 6,8 poin (0,13%) ke level 5.233,79.

Sebagian besar indeks saham acuan bergerak di zona hijau.

Penguatan IHSG terus berlanjut di sesi pembukaan meski dengan kenaikan sedikit terbatas. Pada sesi pembukaan perdagangan, IHSG naik tipis 6,03 poin ke level 5.232,96.

Sebanyak 69 emiten mengawali sesi perdagangan 2015 di zona hijau. Sayang, 38 emiten lainnya bergerak di zona merah dan 43 saham lainnya memilih stagnan.

Di awal sesi perdagangan, pelaku pasar telah mentransaksikan tak kurang dari 166,86 juta saham. Dari aksi jual beli ini, pasar modal Indonesia sudah dipenuhi dana hingga Rp 207,98 miliar.

Aksi beli bersih asing sekitar Rp 33 miliar.

Kecuali sektor saham perdagangan yang turun 0,23 persen, sebagian besar indeks sektoral bergerak menguat. Emiten aneka industri menguat naik 0,54 persen, diikuti saham perkebunan 0,72 persen dan barang konsumsi 0,70 persen.

Menguatnya IHSG menjadi kabar baik bagi dua indeks saham syariah di BEI.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pagi ini mengawali perdagangan dengan menguat ke level 169,06. Hingga 25 menit waktu perdagangan, ISSI telah terkerek 0,436 poin (0,26%) ke level 169,07.

Sebanyak 66 emiten mengawali perdagangan di zona hijau sedangkan 46 lainnya masih meringkuk di teritori negatif. Sisanya, 40 emiten bergerak stagnan dan 169 lainnya sama sekali belum tersentuh pelaku pasar.

Di awal tahun ini, pelaku pasar sudah mentransaksikan tak kurang dan 10,41 miliar saham syariah. Aksi jual beli ini membuat lantai bursa dibanjir dana Rp 738,75 miliar.

Penguatan juga dialami emiten-emiten bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat ke level 693,36.

Hingga perdagangan pukul 09.25 WIB, JII masih terus melaju di zona hijau usai menguat 2,394 poin (0,35%) ke level 693,43.

Penghuni JII saat ini didominasi penguatan harga saham dari 17 emiten. Sayangnya, 6 emiten lainnya masih melemah dan 7 lainnya diam di tempat.

Dari kawasan regional, seluruh indeks saham utama di Asia memulai perdagangan 2015 di zona hijau. Indeks Hang Seng dan Strait Times saat ini tercatat menguat 0,38 persen dan 0,05 persen.

Indeks Nikkei Jeepang yang dibuka menguat, kini justru bergerak flat di kisaran 17.450,80.

Dari pasar keuangan, laju rupiah kembali mengalami tekanan di awal tahun ini. Rupiah tercatat melemah 93 poin (0,75%) menjadi 12.480 per dolar AS.

Beri Komentar