Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bank Syariah Dunia Bakal Panen Untung

Reporter : Syahid Latif
Senin, 26 Mei 2014 14:47
Bank Syariah Dunia Bakal Panen Untung
Bank syariah di tiga pusat ekonomi Islami dunia mencetak rekor laba pada tahun lalu. Prospek bisnis yang cerah diperkirakan bakal membuat bank syariah panen untung pada 2018.

Dream - Industri perbankan syariah di sejumlah pasar utama dunia tengah bersiap menampung panen untung dalam tiga tahun ke depan. Ernst & Young (EY) memperkirakan laba senilai US$ 28 miliar bakal hadir di Qatar, Indonesia, Arab Saudi, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Turki.

Specialis dari EY Global Islamic Banking Center telah memproyeksikan bahwa aset bank syariah global bakal mencapai US$ 3,4 triliun. Pertumbuhan ini dipicu meningkatnya aktivitas ekonomi di pasar keuangan syariah utama dunia.

Pada 2013, bank syariah dunia untuk pertama kalinya mampu mencetak untung US$ 10 miliar.

" Meski pertumbuhan laba bank Islam mengagumkan, namun masih rata-rata. Pertumbuhan bank syariah 15-19 persen lebih rendah dari bank tradisional," kata Global Islamic Finance Leader EY, Ashar Nazim seperti dikutip dari laman gulfnews, Senin, 26 Mei 2014.

EY mengaku potensi pertumbuhan industri bank syariah memang cukup besar. Tak kurang dari 38 juta penduduk dunia telah terhubung dengan bank syariah.

Sayangnya, baru sedikit dari porsi tersebut yang benar-benar telah beralih dari bank konvensional sepenuhnya.

Survei terbaru menunjukan, sekitar 1.000 nasabah ritel bank Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB) di UEA, Mesir, Turki, Indonesia, dan Inggris mengeluhkan minimnya layanan dari bank syariah.

Para nasabah umumnya mengeluhkan kurangnya transparansi, biaya-biaya yang tak jelas, tak adanya saran produk yang tepat, serta minimnya perlindungan pada keinginan nasabah.

Padahal hasil survei menemukan 76 persen masyarakat di Indonesia, Mesir, UEA, dan Turki masih mempercayai perbankan. Posisi ini lebih baik dibandingkan masyarakat Inggris yang menempatkan bank di posisi terendah lembaga yang dipercayai.

Belum lagi jumlah masyarakat yang mengaku siap menggunakan jasa bank syariah telah bertumbuh 30 persen. Bahkan di Inggris, tejadi peningkatan hingga 4 kali lipat.

" Ini menunjukan industri perbankan tumbuh melebih pasar tradisional jika bank syarkah fokus pada layanan yang beretika," ujar CEO ADIB, Tirad Al Mahmoud.

Beri Komentar