Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Syariah Treasurer.org
Dream - Industri perbankan syariah di sejumlah pasar utama dunia tengah bersiap menampung panen untung dalam tiga tahun ke depan. Ernst & Young (EY) memperkirakan laba senilai US$ 28 miliar bakal hadir di Qatar, Indonesia, Arab Saudi, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Turki.
Specialis dari EY Global Islamic Banking Center telah memproyeksikan bahwa aset bank syariah global bakal mencapai US$ 3,4 triliun. Pertumbuhan ini dipicu meningkatnya aktivitas ekonomi di pasar keuangan syariah utama dunia.
Pada 2013, bank syariah dunia untuk pertama kalinya mampu mencetak untung US$ 10 miliar.
" Meski pertumbuhan laba bank Islam mengagumkan, namun masih rata-rata. Pertumbuhan bank syariah 15-19 persen lebih rendah dari bank tradisional," kata Global Islamic Finance Leader EY, Ashar Nazim seperti dikutip dari laman gulfnews, Senin, 26 Mei 2014.
EY mengaku potensi pertumbuhan industri bank syariah memang cukup besar. Tak kurang dari 38 juta penduduk dunia telah terhubung dengan bank syariah.
Sayangnya, baru sedikit dari porsi tersebut yang benar-benar telah beralih dari bank konvensional sepenuhnya.
Survei terbaru menunjukan, sekitar 1.000 nasabah ritel bank Abu Dhabi Islamic Bank (ADIB) di UEA, Mesir, Turki, Indonesia, dan Inggris mengeluhkan minimnya layanan dari bank syariah.
Para nasabah umumnya mengeluhkan kurangnya transparansi, biaya-biaya yang tak jelas, tak adanya saran produk yang tepat, serta minimnya perlindungan pada keinginan nasabah.
Padahal hasil survei menemukan 76 persen masyarakat di Indonesia, Mesir, UEA, dan Turki masih mempercayai perbankan. Posisi ini lebih baik dibandingkan masyarakat Inggris yang menempatkan bank di posisi terendah lembaga yang dipercayai.
Belum lagi jumlah masyarakat yang mengaku siap menggunakan jasa bank syariah telah bertumbuh 30 persen. Bahkan di Inggris, tejadi peningkatan hingga 4 kali lipat.
" Ini menunjukan industri perbankan tumbuh melebih pasar tradisional jika bank syarkah fokus pada layanan yang beretika," ujar CEO ADIB, Tirad Al Mahmoud.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya