Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia kembali menatap level 5.000 setelah adanya aksi beli dari para pemodal. Sayang, penguatan di awal perdagangan ini masih fluktuatif dan sempat membawa indeks masuk zona merah.
Pada sesi pra-pembukaan perdagangan saham Senin, 26 Mei 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 11,63 poin (0,23%) ke level 4.984,69.
Sayang, penguatan di awal perdagangan ini tak bertahan lama. IHSG kembali tertekan dan masuk zona merah.
Hal yang sama terjadi pada indeks berisi efek syariah. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat dan sempat menyentuh level tertinggi 164,6. ISSI sempat jatuh ke zona merah namun berhasil kembali menguat.
Sementara indeks saham bluechips syariah juga mengalami tren fluktuatif. Indeks yang dibuka menguat sempat merosot ke level 671,16. Hingga perdagangan pukul 10.09 WIB, indeks JII kembali masuk zona positif dan mencetak leve 672,74.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam publikasi risetnya mengatakan, sentimen Pemilu hingga akhir pekan lalu masih tetap mengangkat IHSG di bawah resisten 4.975.
" IHSG kembali ke dalam trend naik jangka pendek semenjak hari Kamis, dengan aksi beli dari pemodal asing yang cukup kuat, disamping juga posisi-posisi spekulatif yang diperlihatkan oleh pelaku pasar pada saham-saham pertambangan batubara," katanya.
Sentimen dari bursa regional terlihat masih minim mengingat bursa New York nanti malam bakal libur. Dari bursa nasional, libur yang akan berlangsung pada Selasa dan Kamis ini, akan mendorong pelaku pasar mengurangi aktifitas transaksi.
Namun, lanjut Satrio, satu hal yang perlu diingat adalah bahwa sentimen pemilu presiden, masih akan tetap kuat. Hal ini berarti IHSG bisa saja mengalami koreksi dan akan menjadi kesempatan yang terbaik untuk melakukan akumulasi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya