Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Kedutan seringkali dikaitkan dengan firasat. Menariknya, untuk setiap anggota tubuh yang kedutan, memiliki tafsiran yang berbeda-beda.
BACA JUGA : Arti kedutan mata kiri bawah primbon jawa
Konon, jika seluruh bagian tubuh yang berkedut, tandanya akan menghadapi banyak urusan. Jika hanya kepala sebelah kiri saja berarti akan mendapat rezeki " nomplok" .
Jika kepala sebelah kanan yang berkedut, artinya akan mendapat pujian orang banyak. Jika alis yang berkedut katanya pertanda akan bertemu dengan orang yang dicintai.
Lain halnya jika yang berkedut adalah kulit mata sebelah kanan, konon tandanya akan menangis karena mendapat kejadian yang menyakitkan.
Lantas bagaimana mitos ini dilihat dari sudut pandang Islam? Apakah benar kedutan memang bisa ditafsirkan sebagai firasat atau pertanda akan terjadinya sesuatu? Berikut ulasannya.
Kalangan ulama tidak mengingkari adanya firasat yang dimiliki oleh orang mukmin, apalagi ada hadis Nabi SAW yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi yang berbunyi, " Hati-hatilah dengan firasatnya orang mukmin, karena dia melihat dengan cahaya Allah." (HR. Tirmidzi, Gharib)
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah termasuk ulama yang menguatkan adanya firasat bagi orang mukmin, seperti terlihat dalam karya-karya Beliau. Di antara yang Beliau katakan adalah,
" Barangsiapa yang menjaga dhahirnya dengan mengikuti sunnah, menjaga hatinya dengan muraqabah, menjaga matanya dari yang haram dan mencegah nafsunya dari syubhat dan makan (hanya) dari yang halal, niscaya firasatnya tidak salah."
Hanya saja..... Baca ulasan lengkapnya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya