Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tak Bisa Menabung Karena Gaji Kecil? (Foto: Shutterstock)
Dream – Ada saja alasan untuk tidak menabung. Misalnya, gaji yang terlalu kecil atau banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Padahal, menabung bisa saja dilakukan dengan menyiasati keuangan.
Dikutip dari laman Cermati, Selasa 23 Januari 2018, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat catatan keuangan. Catatan keuangan ini harus disusun serapi mungkin berikut dengan pos-pos pengeluaran.
Dengan demikian, kita bisa tahu berapa kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulan dan berapa besar tabungan pada masa yang akan datang.
Perlu diingat, jangan menyisihkan uang untuk ditabung belakangan. Jika setelah dihitung-hitung uang gaji tidak tersisa, maka tidak jadi menabung. Ini akan menjadi kebiasaan buruk di masa yang akan datang.
Yang ke dua, menabung setiap awal gajian. Jangan menunda-nunda untuk menyetorkan uang di rekening tabungan. Sebab, semakin ditunda, semakin besar juga peluang yang seharusnya ditabung akan terpakai untuk kebutuhan yang lain.
Contohnya, Anda memiliki penghasilan Rp4 juta per bulan. Besaran anggaran setiap bulan sebesar 20 persen atau Rp800 ribu per bulan. Nah, sisihkanlah uang ini untuk ditabung. Usahakan jumlahnya pas supaya tidak mengganggu pos-pos anggaran lainnya.
Lalu, anggarkanlah uang untuk kebutuhan sehari-hari. Misalnya, sebesar Rp1,2 juta per bulan, lalu uang pengembangan diri sebesar Rp600 ribu per bulan, uang bersosialisasi Rp400 ribu per bulan, dana liburan Rp600 ribu, serta dana darurat Rp100 ribu. Jangan lupa juga untuk menganggarkan uang sebesar Rp300 ribu untuk uang asuransi.
Selamat mencoba dan semoga berhasil!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya