Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

BI Dorong Penggunaan Uang Logam Rp 1.000

Reporter : Ramdania
Selasa, 19 Agustus 2014 17:02
BI Dorong Penggunaan Uang Logam Rp 1.000
Terlalu tinggi peredarannya, Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat menggunakan uang logam pecahan Rp 1.000. Hal ini demi menjaga kesehatan masyarakat.

Dream - Bank Indonesia mengharapkan masyarakat mau menggunakan uang logam pecahan Rp 1.000 untuk transaksi sehari-hari. Menurut Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang Bank Indonesia Lambok A Siahaan, penggunaan koin tersebut guna menjaga kesehatan masyarakat.

" Uang Rp 1.000 itu perputarannya paling tinggi, ada di pasar, di jalan, di mana-mana. Nah, kalau pakai uang Rp 1000 kertas, tidak baik, gampang rusak dan untuk kesehatan masyarakat tidak baik," ungkapnya di Jakarta, Senin 18 Agustus 2014.

" Kalau ke garam di pasar habis beli ikan, itu pasti merusak uang kertas. Makanya, sebaiknya pakai uang logam," tambah Lambok.

Menurut Lambok, pihaknya terus melakukan penarikan uang-uang yang memiliki kondisi tidak layak guna.

" Kalau lusuh dan fitnessnya di bawah ambang batas wajar maka akan ditarik dari peredaran," tegasnya.

Namun, ada juga rupiah yang seharusnya telah ditarik tetapi masih bisa ditukarkan di Bank Umum dan atau Bank Indonesia karena sudah tidak berlaku lagi sebagai alat penukaran, seperti Rp 10 ribu tahun emisi 1998, Rp 20 ribu tahun emisi 1998, Rp 50 ribu tahun emisi 1999, Rp 100 ribu tahun emisi 1999, dan uang logam Rp 25 tahun emisi 1991.

Beri Komentar