Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Dream - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebutkan jumlah kepesertaan mengalami peningkatan terus-menerus hampir di semua wilayah Tanah Air. Namun, pihaknya menemukan beberapa kendala dalam memberikan layanan kepada para peserta.
Seperti di BPJS Kesehatan di Regional VII Jawa Timur, jumlah peserta hingga November 2015 terus meningkat. Menurut informasi yang diperoleh, ada 21,4 juta orang (56,31 persen) dari total warga Jatim yang sebanyak 38 juta orang, telah mengikuti program BPJS Kesehatan.
Kepala Divisi Regional VII BPJS Kesehatan Jawa Timur Mulyo Wibowo mengungkapkan, pihaknya mendorong bertambahnya jumlah peserta BPJS Kesehatan. Meski begitu, usaha untuk menggenjot pertambahan ini menuai kendala.
Salah satu kendala utama yang dihadapi saat ini ialah sinergi data dari daerah ke pusat. Dari total 38 kota dan kabupaten, baru terjalin kerjasama dengan 13 kabupaten.
" Ke depannya akan kami tingkatkan kerjasama terutama di bidang data," ujar Mulyo, sesaat sebelum membuka acara Media Gathering BPJS Kesehatan di Malang, Jumat, 11 Desember 2015.
Rencananya, di tahun mendatang pihaknya fokus untuk meningkatkan jumlah peserta dari badan usaha. Sebab data yang diterimanya saat ini baru sebanyak 26 ribu jumlah badan usaha yang tergabung sebagai peserta, dari total sebanyak 36 ribu badan usaha.
Mulyo menambahkan, selama ini kendala yang terjadi di lapangan adalah kepatuhan dari pihak peserta. Untuk menindaklanjutinya, pihak BPJS sudah memberikan peringatan lewat surat.
" Jika masih belum ada respons, maka layanan akan dihentikan," tegasnya. (Ism)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa